Salah satu yang sangat idealis dan tokoh pergerakan di masanya telah berpulang selamanya dan tenag dalam keabadian. Beliau adalah Sosok Maju PL Tobing tidak mau kompromi ketika ada tawaran-tawaran terhadap dirinya ketika ada pengambilan keputusan terhadap sesuatu yang bertentangan dengan hati nuraninya, demikian sambutan John Eron Lumban Gaol, SE dalam menyampaikan kata penghiburan kepada keluarga almarhum Maju Tobing, (Jurnal Pemerintahan Rabu 8 Maret 2023). Masih menurut John Eron Lumban Gaol, SE bahwa kami dengan almarhum bersama sama di GMKI, GAMKI , PIKI hingga berpolitik di PDIP. Saya dan Bang Maju Tobing pernah bersama-sama di DPRD SUMUT Tahun 1999-2004.
John Eron menyaksikan bagaimana seorang akademisi yang terjun menjadi politisi punya ide –ide segar dan sangat berpikir kritis dan intelektual dalam berpolitik. Beliau sangat dinamis dan punya gagasan yang sangat cerdas selama beliau menjadi anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, tegas John Eron yang juga pernah beberapa periode menjadi anggota DPRD Provinsi Sumut ini lagi. Sementara Jadi Pane, S.Pd, MM yang juga merupakan senioran GMKI mengatakan hal yang sama bahwa sosol Maju PL Tobing teman diskusi yang sangat menarik karena punya gagasan berpikir yang sangat bagus serta banyak mewarnai diskusi dengan berbagai ide –ide kreatif yang membangun, tegas Jadi Pane lagi.
John Eron bersama-sama dengan Dr. RE Nainggolan, MM, JA Ferdinandus, Pdt. Bambang Jonan, Jadi Pane, ME Girsang. Acara singkat penghiburan dimulai dengan pengantar oleh Jadi Pane kemudian kata penghiburan oleh John Eron Lumban Gaol dan doa oleh Pdt. Bambang Jonan Maju Tobing disamping aktifis GMKI juga aktifis Oikumene dan Kebangsaan. Maju PL Tobing juga dikenal sebagai dosen Universitas HKBP Nommensen dan pernah menjadi Wakil Rektor II. Dr. RE Nainggolan, MM yang juga ikut melayat mengatakan kita telah kehilangan salah satu sosok politisi dan aktivis pergerakan yang sangat indealis dan semoga generasi muda sekarang bisa meneladani beliau sebagai politisi, aktivis yang punya gagasan besar dan punya idealisme yang tinggi, tegas Dr. RE Nainggolan lagi.
Almarhum Maju Tobing adalah Alumnus Fakultas Ekonomi USU dan Magister IPB tersebut, juga merupakan dosen tetap di Universitas HKBP Nommensen Medan. Tapi ia terkenal sebagai "dosen pembangkang" rezim Orde Baru. Darah perlawanannya menggebu-gebu, dan selalu ingin ditularkan ke sejumlah aktivis mahasiswa dan LSM di Medan. Ia tak sungkan2, ikut turun ke jalan, bareng mahasiswa ketika ada aksi demonstrasi. Sebagai akademisi-pergerakan. Dimasa mudanya, ia termasuk intelektual muda yg rajin menulis di media massa. Anggota DPRD Sumut dari Fraksi PDI Perjuangan (1999-2004). Tapi, ia memilih berkiprah 1 periode saja. Alasannya: "Saya ngga tahan berlama-lama di lembaga politik yg penuh godaan dan potensial merusak integritas saya," Ia seorang yang amat egaliter, bersahaja dan penuh dedikasi, baik sebagai akademisi maupun aktivis pergerakan.