>Meltho Sinyal, dikenal sebagai eks-personil grup vokal Pasto (bersama Rayen Pono), kini bertransformasi menjadi vocal director dan mentor vokal yang disegani. Ia sukses mendirikan sekolah vokal, memproduksi musik, dan mengarahkan suara di ajang besar seperti Indonesian Idol, The Voice Indonesia, dan X Factor Indonesia.
Perjalanan Karier Meltho Sinyal (Romeltho Sinjal) Era Pasto (2002â€"2016): Meltho menjadi bagian dari Pasto (kemudian Pasto-1) yang dibentuk tahun 2002, berkontribusi pada lagu-lagu pop romantis populer. Pada 2016, ia meninggalkan Pasto-1 dan sempat membentuk grup vokal baru bernama Paskal. Namun tak lama grup itu kembali bubar. Namun hal tersebut tidak mematahkan semangatnya. Kini Meltho sibuk menjadi mentor dan vocal director. Sekarang ia merupakan vocal director Indonesian Idol musim 12, 13, dan 14. Bermodalkan ilmu dari pengalaman serta pendidikan di Universitas Negeri Jakarta, ia juga membuka les musik bernama MELTHO VOCAL CLASS.
Meltho fokus memproduksi vokal dan menjadi vocal coach, sering menjadi sosok penting di balik kesuksesan penyanyi ternama. Ia juga aktif sebagai pembicara dan pendidik di bidang vokal. Kini ia lebih dikenal sebagai sosok di belakang layar yang membentuk karakter vokal penyanyi-penyanyi Indonesia.
Analisis Karya Meltho Sinyal
Dari sekian banyak karya Meltho Sinyal, penulis menganalisis salah satu lagu Meltho yang viral dan ter-update, yaitu “Aku Pasti Kembali”. Lagu ini pertama kali dirilis dan dipopulerkan oleh grup vokal Pasto pada tahun 2009. Lagu ciptaan Maia Estianty ini merupakan salah satu lagu utama dalam album studio Pasto yang bertajuk Kembali. Versi lain (2.0) baru saja dirilis pada April 2026.
Lagu ini bercerita tentang janji kesetiaan, kerinduan mendalam, dan keyakinan akan pertemuan kembali meskipun dipisahkan jarak, dengan vokal harmoni khas yang melankolis namun tetap memberikan harapan. Lagu ini menyajikan narasi romantis tentang seseorang yang harus pergi, namun meyakinkan pasangannya bahwa hati mereka tetap menyatu. Liriknya menonjolkan kesetiaan dan optimisme, menolak perpisahan sebagai akhir hubungan.
Sebagai karya Maia Estianty, lagu ini memiliki melodi yang mudah diingat (catchy) khas pop-rock/balada Indonesia era 2000-an. Aransemen versi 2.0 membawa nuansa segar tanpa menghilangkan emosi lagu aslinya. Kekuatan lagu ini terletak pada kemampuan Pasto dalam membawakan harmoni vokal yang kuat, menyampaikan kerinduan dan janji dengan penuh perasaan (soulful). Lagu ini dirilis kembali untuk merayakan warisan musikal karya Maia Estianty, sekaligus menegaskan posisinya sebagai salah satu lagu cinta abadi di Indonesia.
Berikut lirik “Aku Pasti Kembali”:
Waktu t'lah tiba, aku 'kan meninggalkan
Tinggalkan kamu 'tuk sementara
Kaudekap aku, kaubilang, "Jangan pergi"
Tapi ku hanya dapat berkata
Aku hanya pergi 'tuk sementara
Bukan 'tuk meninggalkanmu selamanya
Aku pasti 'kan kembali pada dirimu
Tapi kau jangan nakal
Aku pasti kembali, oh-oh-uh
Ho-hu-uh-uh-uh
Kau peluk aku, kau ciumi pipiku
Kaubilang janganlah ku pergi
Bujuk rayumu buat hatiku sedih
Tapi ku hanya dapat berkata
Aku hanya pergi 'tuk sementara
Bukan 'tuk meninggalkanmu selamanya
Aku pasti 'kan kembali pada dirimu
Tapi kau jangan nakal
Aku pasti kembali
'Pabila nanti
Kaurindukanku di dekatmu, wo-oh-oh
Tak perlu kaurisaukan
Aku pasti akan kembali, ho-oh-oh
Penutup
Meltho dikenal sebagai bagian dari grup vokal Pasto yang aktif di industri musik. Ia juga berperan sebagai pengajar dan vocal director di Meltho Vocal Class, yang menunjukkan keahliannya dalam olah vokal. Selain bernyanyi dan menghasilkan berbagai karyaâ€"salah satunya “Aku Pasti Kembali”â€"ia juga terlibat dalam ekosistem musik yang lebih luas, termasuk dalam berbagai proyek kreatif terkait vocal directing. Singkatnya, Meltho Sinyal adalah seorang profesional vokal dan anggota Pasto yang berdedikasi pada pengajaran dan produksi musik.
Penulis: Novia Situmeang