MPKW Salurkan 3.000 Paket Sembako untuk Guru Sekolah Kristen di Sumut dan Aceh

Redaksi - Sabtu, 20 Desember 2025 09:22 WIB
MPKW Salurkan 3.000 Paket Sembako untuk Guru Sekolah Kristen di Sumut dan Aceh
Foto: MPKW Sumut

Majelis Pendidikan Kristen Wilayah Sumatera Utara dan Aceh (MPKW) menyalurkan tali asih berupa 3.000 paket sembako kepada guru-guru sekolah Kristen yang berada dalam kolaborasi MPKW. Kegiatan ini disampaikan Ketua MPKW Sumut dan Aceh, Dr RE Nainggolan, MM, pada Sabtu (20/12/2025).

RE Nainggolan menjelaskan, hingga saat ini terdapat 32 yayasan pendidikan Kristen yang tersebar di seluruh Sumatera Utara dan Aceh dan menjadi bagian dari kolaborasi MPKW. Bantuan tersebut ditujukan sebagai bentuk kepedulian kepada para guru yang selama ini berjuang mendidik generasi muda.

“Kami menyadari, mungkin belum semua guru dapat menerima paket sembako ini karena keterbatasan kemampuan MPKW. Namun bantuan ini lahir dari ketulusan dan kepedulian para tokoh yang sangat menaruh perhatian besar terhadap dunia pendidikan,” ujar RE.

Ia menyebutkan, paket sembako tersebut merupakan hasil sumbangan sejumlah tokoh, antara lain Pdt Bambang Jonan selaku Gembala Pembina GBI Rumah Persembahan sekaligus Ketua Dewan Penasihat MPKW, Tong Ariojo Angkasa selaku Pembina Yayasan Tongs Berkah Mulia Abadi, Tarman Hartono, SE, MM selaku Ketua Ikatan Alumni Magister Manajemen USU, serta Yasonna H Laoly, SH, PhD, tokoh nasional yang juga Dewan Panesihat MPKW.

RE menambahkan, jumlah bantuan tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada perayaan Natal tahun lalu, MPKW baru mampu menyalurkan sekitar seribuan paket sembako.

“Ini adalah bentuk perhatian kami agar para guru merasa tidak berjalan sendiri. Kami ingin mereka tetap bersemangat dalam mendidik anak-anak, bukan hanya secara intelektual, tetapi juga dalam hal keimanan,” katanya.

Menurut RE, hal tersebut sejalan dengan visi MPKW, yakni transformasi pendidikan untuk meningkatkan kualitas peserta didik agar menjadi manusia yang cerdas sekaligus memiliki karakter Kristiani.

“Tidak ada artinya anak yang cerdas tetapi tidak memiliki iman yang baik. Anak-anak perlu dididik dengan kasih sayang, sukacita, kesetiaan, kelembutan, dan penguasaan diri,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, RE Nainggolan menyampaikan keterangan di Kantor MPKW dengan didampingi Sekretaris Edward Sitorus serta para Ketua Bidang, yakni Veronica Sitanggang, Parapat Gultom, PhD, Murbanto Sinaga, MA, Jatongam Nainggolan, Erikson Siburian, dan Marulam Simanjuntak. Turut hadir pula Jadi Pane selaku penanggung jawab kegiatan, bersama Kasman Sembiring dan Mona Parhusip.

Penulis
: Redaksi
Editor
: Redaksi