Unimed Laksanakan Pelatihan Guru dalam Mengembangkan Modul Ajar dan Asesmen Berdirensiasi Untuk Kab.Deli Serdang Dilaksanakan di SMPN 4 Percut Sei Tuan

Redaksi - Senin, 22 Juli 2024 11:29 WIB
Unimed Laksanakan Pelatihan Guru dalam Mengembangkan Modul Ajar dan Asesmen Berdirensiasi Untuk Kab.Deli Serdang Dilaksanakan di SMPN 4 Percut Sei Tuan
Jonson Rgg
Prof. Dr. Bornok Sinaga, Dr. Juniastel Rajagukguk Foto Bersama dengan kepala sekolah, dengan narasumber bersama dengan guru-guru peserta pelatihan di SMP Negeri 4 Percut Sei Tuan

Sebagai Wujud Dari Implementasi Tri Darma Perguruan Tinggi Universitas Negeri Medan, Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang diketuai oleh Prof. Dr. Bornok Sinaga, M.Pd melaksanakan pelatihan kepada guru-guru Se-Kabupaten Deli Serdang. Kegiatan yang berjudul “Pelatihan Guru dalam Mengembangkan Modul Ajar dan Asesmen Berdirensiasi Sebagai Implementasi Kurikulum Merdeka Di Kab.Deli Serdang” Kegiatan ini dilaksanakan Pada Sabtu, 20 Juli 2024 Bertempat Di SMP N 4 Percut Sei Tuan ini dihadiri oleh guru-guru sekitar 40 orang peserta yang terdiri dari kepala sekolah, guru dan mahasiswa dari Unimed.

Hadir sebagai narasumber, Prof. Dr. Bornok Sinaga, M.Pd yang juga menjabat direktur pascasarjana Unimed ini menjelaskan bahwa “Sangat keliru guru jika melaksanakan pembelajaran sampai pada kegiatan pengukuran pembelajaran (asesmen), tanpa memahami karakteristik dan kemampuan awal peserta didik”.

Hadir juga sebagai narasumber pendamping sekaligus panitia pelaksana, Dr. Juniastel Rajagukguk, M.Si melaporkan bahwa kegiatan pelatihan ini dimulai dengan paparan narasumber yang sekaligus pakar Pendidikan yakni Prof. Dr. Bornok Sinaga, M.Pd. Kegiatan lanjutan adalah, guru-guru akan bekerja secara mandiri untuk menyusun modul ajar dan asesmen yang berdiferensiasi sesuai karakteristik peserta didik.

Sambutan dan pembukaan yang dilakukan oleh kepala sekolah Kusnardi, S.Pd menyampaikan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Direktur Universitas Negeri Medan dan tim PKM yang telah bersedia meluangkan waktu dan datang untuk menyampaikan pelatihan, memberikan perhatian yang luar biasa kepada sekolah dan guru-guru dalam rangka pelatihan pengembangan modul ajar dan asesmen berdiferensiasi.kepala sekolah juga dalam menyambut tim dari universitas negeri medan dengan pantun yang membuat acara lebih ceria “Kami merasa bangga dengan kedatangan dan perhatian Bapak direktur dan bapak dosen yang terjun langsung untuk melatih guru-guru kami dalam Pengembangan Modul Ajar dan Asesmen Berdiferensiasi”, kata Kusnardi, S.Pd

Prof. Dr.Bornok Sinaga, M.Pd menjelaskan apa itu direfensiasi yang dapat membangun semangat dan juga mendukung proses guru-guru dalam mengajari siswa-siswi diruangan kelas. Ada kompentensi dan konten pendidikan di era 4.0 dan society 5.0 yang dimana kita harus sesuaikan dengan era sekarang. Guru di harapkan mampu membangun dan menjelaskan kepada siswa dengan baik supaya tidak keliru diterima oleh siswa, guru diharapkan memiliki learning and innovation,intentive thingking, ways of thingking dan banyak hal lainnya.

Beliau juga menyampaikan Model : Problem Based Learning (PBL) yang dimana memiliki komponen Model PBL ada sintaks model, dampak istruksional dan pengiring, system pendukung, prinsip reaksi pengelolaan, system social.

Dalam Pelatihan ini juga melibatkan sebanyak lima orang mahasiswa universitas negeri medan pada proses pelaksanaan pelatihan dan didampigi oleh tim dari lembaga penelitian pengsbdian kepada masyarakat (LPPM) Unimed yaitu Savitri Ramadany. Hal ini bertujuan untuk menumbukan pengalaman dan jaringan akademik melalui ilmu yang telah diperolehnya di bangku perkuliahan. Kelima mahasiswa tersebut adalah Elyzabeth Simanullang, Denni Azhar Batubara, Four Eriska Friani Tambunan, Luli Warti Sihombing, Dan Ilmelda Ceceila Sitanggang

Penulis
: Redaksi
Editor
: Redaksi