Tunjukkan UHN Peduli, Rektor Nommensen Kirim Tim untuk Meneliti Lahan Pertanian di Pulau Rupat

Redaksi - Senin, 08 April 2024 19:33 WIB
Tunjukkan UHN Peduli, Rektor Nommensen Kirim Tim untuk Meneliti Lahan Pertanian di Pulau Rupat
Redaksi
Team UHN Peduli terdiri dari Dosen Faperta UHN Medan Toga Siahaan SP, M.Si diabadikan bersama dengan masyarakat dan tokoh Pulau Rupat baru baru ini

Rektor Universitas HKBP Nommensen Medan Dr. Richard AM Napitupulu, ST, MT mengirimkan timnya ke Stasi Misi HKBP di Pulau Rupat. Tim yang terdiri dari seorang dosen Fakultas Pertanian dan seorang staf dari Fakultas Teknik bekerja melihat kesesuaian lahan untuk pertanian sekaligus pelayanan di wilayah zending HKBP itu sejak Rabu, 3 April hingga Minggu 7 April 2024.

Hasil pengamatan tanah dan kesesuaian lahan menunjukkan tanah di Stasi Misi adalah lahan gambut-mineral dengan pH berkisar 4,0 dengan tingkat kesuburan baik dan kandungan garam agak tinggi. Artinya, lahan sesuai untuk ditanami padi dan memungkinkan ditanam nenas dan pisang. Untuk budidaya tanam sayur-mayur, buah-buahan dan berbagai tanaman produktif lain, tanah butuh perawatan khusus dengan dolomit dan sekam bakar. Tim kemudian memberikan rekomendasi dosis dolomit dan sekam bakar serta rekomendasi pilihan sejumlah tanaman sesuai pH dan tingkat kesuburan tanah. Selain permasalahan media tanah, tim menemukan beberapa masalah yang perlu dicarikan jalan keluar. Diantaranya masalah air baku untuk kebutuhan mandi, cuci kakus/toilet (mck) dan beberapa masalah lain.

Untuk air tanah, tim melakukan pengamatan pH, kandungan pH partikel berbahaya. Penelitian awal menunjukkan tampilan air tanah sedikit berbau, berminyak dan berwarna keruh. Pengukuran dengan alat water meter memperlihatkan, air memiliki pH tidak standar dan tinggi kandungan partikel yang kemungkinan berbahaya. Dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui kondisi air dan pemilihan penanganan yang tepat agar dapat diubah menjadi air baku. Penelitian sederhana juga dilakukan untuk melihat pengaruh pemberian eco enzyme (EE) terhadap perubahan kualitas air. Hasilnya, secara fisik tidak mengubah tampilan fisik namun mampu memperbaiki pH mendekati standar baku mutu dan mengabsorbsi partikel yang ada di air.

Tim Universitas HKBP Nommensen berkesempatan mensosialisasikan EE dan manfaatnya serta melakukan demo pembuatan EE. Selain itu, membangun plot pembibitan sederhana untuk bunga dan tanaman lain, yang diharapkan dapat dikembangkan di Stasi Misi. Tim juga melaksanakan bakti sosial, memberikan bantuan paket sembako kepada warga sekitar yang sangat membutuhkan. Tim pun berkesempatan melakukan promosi dengan memasang spanduk, membagikan kalender dan stiker Penerimaan Mahasiswa Baru. Pemimpin Stasi Misi HKBP di Pulau Rupat, Pdt. Requel Nababan menyambut baik kehadiran tim dan berterimakasih kepada Rektor dan sivitas akademika UHN. Hasil penelitian, kata Pdt Requel, sangat membantu pihaknya dalam mengelola Stasi Misi.

"Terimakasih, Amang. Teriring salam untuk Bapak Rektor dan sivitas akademika Universitas HKBP Nommensen," kata Pdt. Requel Nababan yang didampingi mahasiswa sekolah pendeta yang sedang magang, Kharisma Manurung dan staf Stasi Misi Elvian Siahaan. Secara khusus, Pdt Requel Nababan dan para pelayan di Stasi Misi mendoakan pelayanan sivitas akademika Universitas HKBP Nommensen dan berharap kerjadama yang baik antara Stasi Misi-UHN dapat berlanjut.

Di hari terakhir pelayanan Tim Universitas HKBP Nommensen di Pulau Rupat, tim bersama jemaat HKBP Sungai Carok di lokasi penginjilan, beribadah dengan tema Quasimodogeniti: hidup di dalam terang. Usai ibadah, tim dan seluruh pelayan di Stasi Misi berramahtamah. Sore harinya, tim bertolak ke Dumai untuk kembali ke Medan.

Tim Universitas HKBP Nommensen yang terdiri dari Toga MH Siahaan SP, MP, dan Sungguh Rahmat Bohalima secara khusus menyampaikan ucapan terimakasih kepada Ompui Ephorus Dr. Robinson Butarbutar, Rektor Dr. Richard Napitupulu, Pdt. Requel Nababan dan para pelayan di Stasi Misi serta Dekan Pertanian Dr. Hotden L. Nainggolan dan Wakil Dekan 1 Fakultas Pertanian yang juga ahli tanah Ir. Yanto Raya Tampubolon, MSi, atas koordinasi yang baik dan kesempatan yang diberikan dalam pelayanan ke Pulau Rupat. Kiranya pelayanan ini dapat menjadi berkat untuk semua dan nama Tuhan dipermuliakan. (*)

Penulis
: Redaksi
Editor
: Redaksi