Gr. Bangun Munte Tegaskan Jangan Tunggu Deadline Pertobatan, Lakukan Totalitas Perubahan Sekarang Juga

Redaksi - Senin, 09 Maret 2026 08:32 WIB
Gr. Bangun Munte Tegaskan Jangan Tunggu Deadline Pertobatan, Lakukan Totalitas Perubahan Sekarang Juga
Jonson Rgg
Gr. Bangun Munte SPdK, MM Saat membawakan Kebaktian Umum yang dituan Rumahi Fisipol UHN Medan di Gedung I.3.1
Jangan pernah menunggu untuk melakukan pertobatan dan perubahan untuk Tuhan, lakukan totalitas perubahan dalam hidupmu kepada Tuhan sekarang juga. Hal itu ditegaskan oleh Amang Gr. Bangun Muntha SPdK, MM yang juga Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan FKIP Universitas HKBP NOmmensen Medan saat menjadi pengkotbah di Ibadah Umum yang dituanruamhi Oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas HKBP Nommensen Medan. Melalui kotbahnya yang diambil dari Nabi Yoel 2 : 12-13 Gr. Bangun Munthe menegaskan jangan menunggu untuk berubah, menungu untuk bertobat dan serahkan totalitashidupmu kepada Tuhan, tegs Gr. Bangun lagi. Bahkan Guru Bangun mengajak semua mahasiswa, dosen, dan tendik untuk menyerahkan totalitas hidup kepada Tuhan sebagai jalan keselamatan. Bagaimana menyerahkan Totalitas hidup kepada Tuhan, Nabi Yoel memberikan renungan kepada kita, melalui puasa dengan menahan diri untuk melakukan hal â€"hal yang jelek, dengan menangis kepada Tuhan, dan juga mengadu kepada Tuhan. Ada beberapa Hal pesan Nabi Yoel kepada kita dalam konteks kekinian, tegas Guru Bangun lagi, yaitu Pertama, Pertobatan Sejati: Yoel memanggil umat untuk mengoyakkan hati, bukan pakaian, sebagai tanda penyesalan sejati atas dosa-dosa. Kedua, Hari Tuhan (Day of the Lord): Hari di mana Tuhan ikut campur tangan dalam sejarah, baik untuk menghukum dosa maupun memulihkan umat-Nya. Ketiga, Pentingnya Doa di Tengah Krisis: Saat menghadapi bencana (seperti wabah belalang atau krisis ekonomi/sosial), umat diajak untuk berseru dan beribadah kepada Tuhan. Dan Keempat, Janji Pemulihan Allah: Allah berjanji memulihkan keadaan setelah umat bertobat, mengganti tahun-tahun kelaparan dengan keberlimpahan, tegas Guru Bangun lagi. Pintu keselamatan dari Tuhan tidak akan pernah tertutup kepada kita, tegas Guru Bangun lagi dalam kotbahnya. Untuk itu, melalui pagi hari ini, kita ibadah bersama, duduk bersama, dan menyatukan takad bersama untuk menyerahkan totalitas hidup kepada Tuhan, tegas Guru Bangun Munthe lagi mengakhiri Kotabhanya.

Penulis
: Redaksi
Editor
: Redaksi