Dr. RE Nainggolan, MM Tegaskan Donor Harus Jadi Budaya dan Penguatan Solidaritas Sosial

Redaksi - Sabtu, 29 Agustus 2026 17:02 WIB
Dr. RE Nainggolan, MM Tegaskan Donor Harus Jadi Budaya dan Penguatan Solidaritas Sosial
Redaksi
Ketua MPKW Sumut Aceh Dr. RE Nainggolan, MM, Jadi Pane, SPd, MM menyaksikan aksi donor darah dalam rangka HUT MPKW Sumut Aceh ke 56 baru baru ini
Dalam rangka menyambut HUT ke 56 Majelis Pendidikan Kristen Wilayah Sumut Aceh Ketua MPKW Sumut-Aceh, Ketua MPKW Sumut Aceh yang juga mantan Bupati Taput dan mantan Sekdaprovsu, Dr RE Nainggolan MM mengatakan dengan tegas bahwa, kegiatan donor darah digelar untuk membangun solidaritas sosial dan ini harus membudaya dengan baik sebagai sebuah gerakan untuk kemaslahatan bersama, tegas Dr. RE Nainggolan, MM. Bahkan Dr. RE Nainggolan, MM menyatakan lagi, karena pihaknya menyadari masih banyak masyarakat yang membutuhkan darah untuk keperluan medis. “Kita sungguh menyadari banyak orang yang membutuhkan darah. Karena itu, kita mendukung PMI Medan dan Sumut agar memiliki stok darah yang cukup. Jangan sampai ada orang yang tidak dapat tertolong karena darah yang dibutuhkan tidak tersedia,” ujar RE Nainggolan.

Kegiatan aksi donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengurus dan anggota MPKW, guru serta masyarakat di sekitar Kantor MPKW Sumut-Aceh, Jalan Gaperta No 309, Medan Helvetia, Kota Medan, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan sosial tersebut bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Medan, Puskesmas Sunggal dan Kimia Farma. Selain donor darah, masyarakat juga mendapat pelayanan pemeriksaan kesehatan secara gratis, meliputi pemeriksaan tekanan darah, asam urat, fungsi hati, tulang serta kesehatan gigi.

Ketua MPKW Sumut-Aceh, Dr RE Nainggolan MM mengatakan, kegiatan donor darah digelar karena pihaknya menyadari masih banyak masyarakat yang membutuhkan darah untuk keperluan medis. “Kita sungguh menyadari banyak orang yang membutuhkan darah. Karena itu, kita mendukung PMI Medan dan Sumut agar memiliki stok darah yang cukup. Jangan sampai ada orang yang tidak dapat tertolong karena darah yang dibutuhkan tidak tersedia,” ujar RE Nainggolan.

Menurutnya, donor darah merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas sosial. Ia mengajak masyarakat untuk terus membudayakan donor darah sekaligus menjaga kesehatan. “Orang yang memberikan darahnya adalah orang yang memiliki kebahagiaan dan suka cita. Kita percaya akan diberikan berkat yang berkelimpahan. Karena itu, mari kita galakkan terus donor darah di berbagai kalangan dan atas dasar itu kita juga senantiasa memelihara kesehatan,” katanya.

Ketua Panitia HUT ke-56 MPKW Sumut-Aceh, Ir Bonar Sirait MSi mengatakan, rangkaian kegiatan HUT tahun 2026 tidak hanya diisi dengan donor darah dan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga berbagai kegiatan yang menyentuh dunia pendidikan dan sosial. Sebelumnya, panitia juga telah melaksanakan kegiatan tes minat dan bakat bagi siswa-siswi serta seminar mengenai minat, tujuan, kemampuan dan bakat siswa dalam menentukan pilihan masuk perguruan tinggi.

“Donor darah ini selain untuk kesehatan juga merupakan bentuk amal. Jadi, baik yang mendonorkan maupun yang menerima sama-sama mendapat manfaat,” kata Bonar. Ia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan gratis meliputi pemeriksaan tensi darah, asam urat, fungsi hati, tulang dan gigi. Pelayanan tersebut diperuntukkan bagi pengurus dan anggota MPKW Sumut-Aceh, guru serta masyarakat yang datang ke lokasi kegiatan.

Kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan diawali ibadah singkat yang dilayani pengkhotbah Pdt Dr Margareth Hulu MTh. Setelah itu, peserta mengikuti proses pemeriksaan kesehatan dan donor darah. Sejumlah Pengawas MPKW dan pengurus turut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan tersebut, di antaranya Drs Sanggam Hutagalung MM, Ir Ronald Naibaho MSi serta Ketua PWKI Medan St Titin Debora Panggabean br Sibarani SE MM ikut mendonorkan darah.

Penulis
: Redaksi
Editor
: Redaksi