Dorong Kreativitas Guru dan Murid Lewat Lomba Cipta Lagu Rohani

Diapresiasi, Dukungan Penuh dari Pemko Pematangsiantar
Redaksi - Senin, 03 Agustus 2026 09:19 WIB
Dorong Kreativitas Guru dan Murid Lewat Lomba Cipta Lagu Rohani

PEMATANGSIANTAR

Majelis Pendidikan Kristen Wilayah Sumatera Utara-Aceh (MPKW Sumut-Aceh) mendorong lahirnya karya-karya musik rohani yang berkualitas melalui penyelenggaraan Lomba Cipta Lagu Rohani bagi guru dan murid sekolah Kristen. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang pengembangan kreativitas sekaligus memperkuat nilai-nilai iman di lingkungan pendidikan Kristen.

Puncak kegiatan berlangsung di Gedung Menza Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, Sabtu (1/8/2026), setelah rangkaian lomba yang dimulai sejak Mei hingga akhir Juli 2026. Sebanyak 39 peserta dari 19 yayasan pendidikan dan sekolah Kristen anggota MPKW Sumut-Aceh mengikuti kompetisi tersebut.

Silaturahmi Penuh Keakraban

Ketua MPKW Sumut-Aceh, Dr. RE Nainggolan, mengatakan penyelenggaraan lomba bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan Kristen yang mampu melahirkan generasi berkarakter, kreatif, dan memiliki iman yang kokoh.

"Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga semakin banyak lahir karya-karya rohani yang menjadi persembahan bagi kemuliaan Tuhan sekaligus memperkuat pelayanan pendidikan Kristen di Sumatera Utara dan Aceh," ujar RE Nainggolan.

Tiga Kategori

Kompetisi dibagi dalam tiga kategori, yakni Lomba Cipta Lagu Rohani Koor Guru, Lomba Cipta Lagu Pop Rohani Guru, dan Lomba Cipta Lagu Pop Rohani Murid. Para pemenang memperoleh trofi, piagam penghargaan, serta uang pembinaan dengan total nilai Rp20 juta.

Dukungan hadiah tersebut diberikan Pemerintah Kota Pematangsiantar melalui Wali Kota Wesly Silalahi sebagai bentuk apresiasi terhadap guru dan murid sekolah Kristen yang terus mengembangkan talenta di bidang seni musik rohani.

Silaturahmi Penuh Keakraban

Perwakilan Pemerintah Kota Pematangsiantar, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Dra. Happy Oikumenis Daely, hadir mewakili wali kota dalam kegiatan tersebut bersama Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Siantar-Simalungun August Sinaga, Rektor Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar Dr. Muktar Panjaitan, pengurus MPKW Sumut-Aceh, pimpinan yayasan pendidikan Kristen, serta para guru dan murid.

Sekitar 270 peserta dan undangan menghadiri kegiatan tersebut, termasuk sekitar 230 murid dari berbagai sekolah Kristen. Perwakilan yayasan pendidikan yang hadir antara lain Yayasan Pendidikan HKBP, Kalam Kudus, GKPS, GKPI, dan HKI.

Ketua Panitia T. Hotlion Sihombing mengatakan lomba dirancang sebagai bagian dari pelayanan pendidikan Kristen untuk menggali talenta guru dan peserta didik melalui karya musik rohani.

"Melalui karya lagu rohani, kita ingin menghadirkan generasi Kristen yang kreatif, berkarakter, memiliki iman yang kuat, dan mampu menjadi berkat bagi gereja, sekolah, dan masyarakat," katanya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah yang dipimpin Yayasan Pendidikan Kristen Kalam Kudus Cabang Pematangsiantar. Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan Paduan Suara SMK GKPI 1 Pematangsiantar dan tari persembahan dari SMA Kampus Nommensen.

Dalam kesempatan itu, pencipta lagu rohani Pdt. Bambang Irwanto yang telah menghasilkan lebih dari 200 lagu hadir sebagai pembicara utama. Ia mengajak para guru dan murid terus berkarya serta menghadirkan lagu-lagu yang mampu membangun iman dan memperkaya pelayanan gereja.

Silaturahmi Penuh Keakraban

Selain lomba, MPKW Sumut-Aceh juga menggelar Seminar Pendidikan yang menghadirkan Rektor Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar Dr. Muktar Panjaitan dan Pdt. Freska Sinaga sebagai narasumber. Seminar tersebut membahas penguatan peran pendidik Kristen dalam menghadapi tantangan pendidikan yang terus berkembang.

Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada Rektor Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar Dr. Muktar Panjaitan dan Wakil Rektor II Hendra Simanjuntak atas dukungan yang diberikan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan lancar.

Melalui kegiatan ini, MPKW Sumut-Aceh berharap kolaborasi antarsekolah Kristen semakin kuat sekaligus mendorong lahirnya karya-karya musik rohani yang dapat menjadi inspirasi bagi dunia pendidikan dan pelayanan gereja.

Para Pemenang

Pemenang Kategori Koor Guru adalah Yudha Hutauruk dari SMA Kristen Kalam Kudus Medan, serta Halomoan Tampubolon dari Perguruan Immanuel Medan dan Anggiat Boi Parapat dari SMA HKBP 1 Pematangsiantar masing-masing di posisi dua dan tiga. Menyusul Frio Erik Sitompul dari SMA Kalam Kudus Pematangsiantar dan Novia Mendrofa dari SMA BNKP Gunungsitoli sebagai Juara Harapan 1 dan 2.

Untuk Kategori Solo Guru, posisi pertama Juli Artaty Hutabarat dari SMP HKBP Sipoholon, Gracea Gabriela Purba dari SD Kalam Kudus 1 Medan di posisi dua, dan Jaherson Saragih daru SNA Holy Kids Bersinar Medan di posisi tiga. Rotua Br. Silalahi dan John Hilman Sitinjak dari SMA HKBP Sibolga sebagai Harapan 1 dan 2.

Sementara itu, Kategori Solo Murid menempatkan Viena Giofani Zebua dari SMP BNKP Gunungsitoli sebagai Juara 1, disusul Masye Triarta Malau dari SMA Kalam Kudus Pematangsiantar sebagai Juara 2, dan Uli Rahael Exaudi Sianturi dari SMA HKBP Sibolga sebagai Juara 3. Untuk Harapan 1 dan 2 ada Rachel Benneta Zebua dari SMP BNKP Gunungsitoli dan Grace Levina Kaban dari SMA Methodist 1 Medan.

Penulis
: Toga Nainggolan
Editor
: Redaksi