Sebut UHN Medan Kampus Legendaris, Menteri Koperasi RI Harapkan UHN Garda Terdepan Sukseskan Pembangunan Koperasi

Redaksi - Rabu, 29 Juli 2026 18:34 WIB
Sebut UHN Medan Kampus Legendaris, Menteri Koperasi RI Harapkan UHN Garda Terdepan Sukseskan Pembangunan Koperasi
Redaksi
Menteri Koperasi RI Dr. Ferry J. Juliantono, SE, Ak, M.Si saat memberikan kuliah umum di UHN Medan dan dipandu oleh Moderator Dr. Effendi Muara Sakti Simbolon, MSi Ketua yayasan UHN
Kampus Universitas HKBP Nommensen Medan adalah kampus legendaris. Saya mengajak UHN Medan ini sebagai mitra kerja dan garda terdepan untuk menyukseskan pembangunan Koperasi Merah Putih sebagai soko guru ekonomi negara ini demi kepentingan bangsa, karena ekonomi koperasi adalah amanat Konstitusi UUD 1945. Hal itu ditegaskan oleh Menteri Koperasi RI Dr. Ferry J. Juliantono, S.E., Ak., M.Si. saat memberikan kuliah umum di Auditorium UHN Medan dalam rangka Nommensen Festival 2026 yang dipandu langsung oleh moderator Dr. Effendi Muara Sakti Simbolon, M.I.Kom. (Rabu, 29/07/2026).

Menteri Koperasi kembali menegaskan bahwa dalam UUD 1945 Pasal 33 sebagai dasar hukum koperasi sangat tegas menyatakan: Ayat (1), "Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan"; Ayat (2), "Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara"; dan Ayat (3), "Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat." Menurut Dr. Ferry J. Juliantono, ketentuan tersebut merupakan dasar konstitusi ekonomi koperasi.

Menteri Koperasi mengatakan bahwa saat ini dalam desain pola pembangunan berencana semesta, pengembangan tata kelola Koperasi Merah Putih akan terus dibenahi. Selain itu, digitalisasi koperasi juga terus didorong untuk menarik minat Generasi Z. Ia kembali menegaskan bahwa koperasi merupakan soko guru ekonomi sekaligus menjadi arus utama (mainstream) perekonomian Indonesia. Menurutnya, sejak dahulu tokoh-tokoh seperti Margono Djojohadikusumo, Bung Hatta, dan Bung Karno telah menginginkan konsep koperasi menjadi fondasi perekonomian bangsa.

Masih menurut Menteri, Presiden menegaskan bahwa koperasi merupakan pilar ekonomi nasional, praktik ekonomi berbasis rakyat, dan negara harus hadir untuk rakyat. Kehadiran Koperasi Merah Putih harus memberikan manfaat bagi bangsa sekaligus mendorong perkembangan koperasi lainnya. Bahkan, Menteri Koperasi menyebutkan bahwa Asta Cita ke-5 menekankan pembangunan dari bawah dan dari desa demi kepentingan bangsa yang lebih besar.

Di akhir paparannya, Menteri Koperasi menyampaikan pesan Presiden bahwa perekonomian Indonesia harus berlandaskan nilai-nilai kerakyatan dan kebersamaan. Ia juga meminta kembali keterlibatan UHN untuk berada di garis terdepan dalam transformasi ekonomi dengan mengembalikan koperasi sebagai soko guru ekonomi bangsa sebagaimana dicita-citakan oleh Bung Karno, Bung Hatta, dan para founding fathers Indonesia. Tahun ini diharapkan Undang-Undang Perkoperasian yang baru dapat segera hadir dengan regulasi yang lebih relevan, akomodatif, dan sesuai perkembangan zaman. Saat ini terdapat sekitar 130.000 koperasi, dengan target pembangunan sekitar 35.000 bangunan koperasi, tegas Dr. Ferry J. Juliantono, S.E., Ak., M.Si.

Kuliah umum ini dihadiri oleh ribuan mahasiswa, dosen, serta berbagai tamu undangan. Sebelum kuliah umum dimulai, acara diawali dengan sambutan dari Ketua Yayasan Dr. Effendi M.S. Simbolon, M.Si. dan Rektor UHN Medan Dr. Richard A.M. Napitupulu, S.T., M.T. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Yayasan UHN Pdt. Dr. Enig Sonatha Aritonang, Ketua Dewan Pengawas Ir. Janter Napitupulu, M.T., Edison Manurung, S.H., M.M., serta sejumlah undangan lainnya.

Penulis
: Redaksi
Editor
: Redaksi