edan �" Fakultas Pertanian Universitas HKBP Nommensen Medan terus memperkuat komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing melalui penyelenggaraan Pembekalan Praktik Kerja Lapangan (PKL) bagi 56 mahasiswa yang akan diterjunkan ke lokasi praktik. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Dr. Justin Sihombing, Jumat (17/7/2026) dan menjadi bagian dari strategi Fakultas Pertanian untuk memastikan agar mahasiswa memiliki kesiapan akademik, profesional, dan karakter sebelum terjun langsung ke dunia kerja dan masyarakat di masa mendatang.
Dalam keterangannya Dr. Hotden L. Nainggolan, SP., M.Si selaku Dekan Fakultas Pertanian Universitas HKBP Nommensen Medan (Sabtu, 18 Juli 2026) menjelaskan pembekalan tersebut menghadirkan narasumber Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Toba dan Penyuluh dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai aspek teknis pelaksanaan PKL, tetapi juga mendapatkan wawasan tentang pembangunan pertanian berbasis kawasan, pengembangan komoditas unggulan, hingga peran penyuluh pertanian dalam mendukung swasembada pangan nasional. Pendekatan ini menjadi implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang selaras dengan semangat Kampus Berdampak, yaitu menghadirkan pendidikan tinggi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Toba, Lena Pardede, SP., M.Si, dalam paparannya menjelaskan bahwa Kabupaten Toba memiliki potensi besar sebagai kawasan pertanian nasional dengan berbagai komoditas strategis yang dapat menjadi laboratorium pembelajaran bagi mahasiswa. Menurutnya, pelaksanaan PKL menjadi momentum bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung dinamika pembangunan pertanian, mulai dari pengelolaan kawasan, pengembangan komoditas unggulan, hingga pemberdayaan petani berbasis potensi daerah.
Sementara itu, Penyuluh Pertanian dari Kementerian Pertanian RI, Titik Suprapti, SP., menekankan bahwa penyuluh memiliki peran strategis sebagai fasilitator, inovator, konsultan agribisnis, dan penghubung antara pemerintah dengan petani dalam mewujudkan swasembada pangan. Menurutnya, mahasiswa perlu memahami peran tersebut sejak dini agar mampu menjadi bagian dari transformasi pertanian Indonesia melalui penguasaan teknologi, inovasi, dan pendampingan kepada masyarakat. Kegiatan ini dimoderatori oleh Ir. Yanto Raya Tampubolon, MP., yang juga merupakan Wakil Dekan I Fakultas Pertanian.
Dekan Fakultas Pertanian Universitas HKBP Nommensen Medan, Dr. Hotden L. Nainggolan, SP., M.Si, menegaskan bahwa pembekalan peserta PKL ini merupakan bagian penting dari proses pembinaan mahasiswa sebelum diterjunkan ke lapangan. Menurutnya, Fakultas Pertanian tidak hanya berkewajiban memberikan pengetahuan di ruang kuliah, tetapi juga memastikan mahasiswa memiliki kesiapan mental, etika profesi, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta keterampilan memecahkan persoalan yang akan mereka hadapi selama pelaksanaan PKL.
"Kami ingin mahasiswa hadir di lokasi PKL bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi mampu belajar dari masyarakat, berkolaborasi dengan berbagai pihak, sekaligus memberikan kontribusi nyata melalui ilmu pengetahuan yang dimiliki. Karena itu, pembekalan ini menjadi bagian dari proses pembinaan yang kami lakukan untuk menghasilkan lulusan yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan dampak bagi pembangunan pertanian," ujar Dekan Fakultas Pertanian Universitas HKBP Nommensen Medan.
Menurut Dr. Hotden L. Nainggolan, SP., M.Si, peningkatan kualitas lulusan harus dibangun melalui proses pembelajaran yang mengintegrasikan teori, praktik, riset, dan pengalaman lapangan. Oleh sebab itu, Fakultas Pertanian UHN Medan terus memperkuat kurikulum, memperluas kemitraan dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan, serta menghadirkan praktisi dalam proses pembelajaran agar mahasiswa memperoleh pengalaman yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Selain materi dari para narasumber, mahasiswa juga memperoleh penjelasan teknis dari masing-masing program studi yang disampaikan Ketua Program Studi Agribisnis, Dr. Albina Ginting, SP., M.Si, dan Ketua Program Studi Agroteknologi, Dr. Dunan Naibaho, SP., M.Si, terkait mekanisme pelaksanaan PKL, target capaian pembelajaran, administrasi, serta tata tertib selama berada di lokasi praktik. Dengan pembekalan yang komprehensif tersebut, Fakultas Pertanian Universitas HKBP Nommensen Medan berharap seluruh peserta PKL mampu memanfaatkan pengalaman lapangan sebagai wahana belajar yang memperkuat kompetensi, karakter, dan kepedulian terhadap pembangunan pertanian berkelanjutan.