PENANGGULANGAN TUBERKULOSIS HARUS BERBASIS KOMUNITAS

3rd.NoHMSIC 2025 Fakultas Kedokteran Nommensen hari kedua
Redaksi - Senin, 01 Desember 2025 17:26 WIB
PENANGGULANGAN TUBERKULOSIS HARUS BERBASIS KOMUNITAS
Redaksi
Para Narasumber dalam 3rd.NoHMSIC 2025 Fakultas Kedokteran Nommensen hari kedua
Pandangan ini disampaikan oleh pakar penyakit paru Prof.Dr.dr.Bintang Y.M.Sinaga, SpP(K) dan Brigjen(P) dr.Alexander K.Ginting, SpP(K) pada saat menjadi narasumber pada hari kedua seminar ilmiah internasional 3rd.Nommensen Health and Medical Sciences International Conference yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas HKBP Nommensen. Seminar ini berlangsung selama dua hari yaitu tanggal 27 â€" 28 Nopember 2025. Keterlibatan komunitas atau Masyarakat adalah kunci keberhasilan eradikasi TB sebagaimana dicanangkan secara global yaitu eradikasi TB pada tahun 2030. Para narasumber sangat optimis dapat mencapai target tersebut karena faktor-faktor pendukung yaitu metode diagnostik yang akurat, cepat dan terjangkau; ketersediaan obat termasuk obat-obat untuk TB resisten dan vaksinasi terhadap dewasa yang memasuki uji tahap akhir. Peranan komunitas atau masyarakat sangat vital, bahkan sangat menentukan karena pengobatan TB memerlukan waktu lama sehingga pasien harus sabar dan teratur minum obat. Tidak jarang pasien putus minum obat karena merasa sudah sembuh padahal belum tuntas waktunya, hal ini akan menyebabkan resistensi obat dan TB resisten obat. Pada sesi plenary berikutnya, Brigjen(P) dr.Alexander K.Ginting, SpP(K) menyampaikan pentingnya kesiagaan menghadapi wabah atau pandemi yang datangnya tiba-tiba tanpa dapat ditentukan waktunya. Kesiapsiagaan ini sebaiknya melibatkan berbagai pihak yang dikenal dengan model pendekatan PENTA HELIKS yaitu pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, dan komunitas. Masing-masing mempunyai peran yang strategis dan saling menguatkan. Selain itu pada bagian hulunya pencegahan pandemi dapat dilakukan dengan konsep pendekatan One Health yaitu memahami dan menjaga harmoni keterkaitan antara kesehatan manusia, kesehatan hewan dan kelestarian lingkungan. Pada penutupan acara dekan FK UHKBPN menyampaikan terima kasih kepada narasumber, peserta dan panitia atas partisipasi aktif selama acara 3rd.NoHMSIC berlangsung dalam dua hari. Dekan juga berharap akan bertemu Kembali dalam acara NoHMSIC ke-4 tahun 2027 yang akan datang.

Penulis
: Redaksi
Editor
: Redaksi