Sebagai sebuah perguruan tinggi yang berlandaskan kasih dan penuh dengan kepedulian kepada sesama, Universitas HKBP Nommensen Medan sebagai salah satu PTS di Kota Medan memberikan bantuan kepada korban bencana Desa Simangulampe Bakkara baru –baru ini. Bantuan langsung diberikan oleh WR II UHN Medan Dr. Ferry Panjaitan, M.Si, Ka BAA Elvis Purba, SE, M.Si dan Psikolog Ervina Siahaan M.Psi, Psikolog. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Rektor Team UHN PEDULU mengunjungi dan menyerahkan bantuan berupa Seragam Sekolah SD-SMP, Sembako dan Peralatan Mandi bagi warga terdampak bencana alam Desa Simangulampe-Bakkara di Pos Terpadu Bencana Alam HKBP.
Rektor mengatakan lagi dan menegaskan Bantuan ini berasal dari dosen dan tendik Universitas HKBP Nommensen Medan yang turut bersimpati atas bencana alam yang terjadi disana, sebagaimana bantuan UHN PEDULI yang sebelumnya sudah diberikan bagi korban bencana yang terdampak di Sihotang Samosir. Kami sebagai salah satu PTS yang ad di Sumatera Utara dan milik HKBP merasa terpanggil untuk memahami penderitaan ini karena bencana.
Apa yang kami berikan jangan dinilai dari nilai materinya, tetapi inilah waujud kami sebagai kampus yang sangat peduli dengan korban bencana yang tidak kita inginkan ini. Harapan kami dari UHN Medan semoga masyarakat segera pulih dan tetap tabah untuk melihat kedepan, bahwa apa di balik bencana ini selalu ada rencana yang lebih indah dan juga untuk mengingatkan kita bahwa Tuhan tetap dipihak kita, tegas Rektor.
Harapan Rektor UHN Medan Dr. Richard AM Napitupulu program pemulihan harus dilakukan oleh pemerintah pusat dan daerah agar masyaeakat bisa melakukan aktivitasnya kembali, harap Rektor. Sementara WR II Dr. Feryy Panjaitan juga mengatakan hal yang sama, apa yang kami berikan ini adalah motivasi bagi warga Desa Simangulampe bahwa kami hadir bersama amang inang di desa ini. Kami juga bisa merasakan betapa dampak bencana ini berat tetapi kita ahrus kuat dan segera bangkit. Kita harapkan kedepan, kehidupan masyaakat desa di sekitar dampak bencana bisa lebih baik karena kita selalu bekerja keras untuk mengatasi semua rintangan dan tantangan, tegas Dr. Feryy Panjaitan, M.Si.