Tokoh Masyarakat Sumut Apresasi Kapoldasu

RE Nainggolan: Harapan dan Doa yang Dikabulkan Tuhan
Redaksi - Minggu, 18 Oktober 2026 14:48 WIB
Tokoh Masyarakat Sumut Apresasi Kapoldasu

MEDAN - Tokoh masyarakat Sumatera Utara, Dr RE Nainggolan, MM, menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Sumut Irjen Pol Sonny Irawan. Ia menilai Kapolda bergerak cepat mendekati masyarakat lewat kunjungan ke rumah ibadah. Apresiasi itu disampaikan di Medan, Minggu (18/10/2026).


Pagi tadi, Kapolda Sumut mengunjungi Gereja HKBP Sudirman Medan dalam rangkaian Minggu Kasih. Sebelumnya, ia juga menggelar kegiatan Subuh Keliling dan melaksanakan salat Jumat di Masjid Raya Medan.


"Beliau langsung turun melakukan pendekatan dan kunjungan ke masjid, juga gereja. Ini langkah yang patut kita apresiasi. Kehadiran pemimpin di tengah umat, apa pun agamanya, menumbuhkan rasa aman dan kebersamaan," ujar RE Nainggolan.


Kenangan Pemberian Ulos


Dalam kesempatan itu, RE Nainggolan yang akrab mengenang pertemuannya dengan Sonny Irawan saat masih menjabat Wakapolda Sumut dengan pangkat Brigjen Polisi.


Pertemuan tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Al Kautsar Al Akbar, pimpinan Syekh KH Ali Akbar Marbun. Saat itu, RE Nainggolan bersama dengan Syekh Ali Akbar yang akrab disapa Buya itu juga menyerahkan ulos kepadanya.


"Saya pernah memberikan ulos kepada beliau saat menjadi Wakapolda di Pondok Pesantren Al Kautsar Al Akbar, pimpinan KH Ali Akbar Marbun. Saya katakan, semoga Bapak segera menjadi bintang dua dan menjadi Kapolda. Tuhan menjawab, dan Kapoldanya justru di Sumatera Utara," kata RE Nainggolan.


Sosok Humble dan Tulus


RE Nainggolan juga menilai Sonny Irawan sebagai sosok yang rendah hati, dan mengedepankan kelembutan. Menurutnya, senyum selalu terpancar di wajahnya, dan ketulusan itu menjadi sumber kekuatan dalam pengabdian.


"Beliau sosok yang humble, rendah hati, dan di wajahnya selalu terukir senyuman simbol ketulusan hati. Kelembutan dan kesantunan sama sekali bukan pertanda kelemahan. Justru di hati orang yang tulus dan lembut tersimpan kekuatan yang maha dahsyat untuk memberikan yang terbaik dalam semua pengabdiannya," ujarnya.


Ia berharap pendekatan humanis seperti ini terus berlanjut untuk menjaga kerukunan umat beragama dan kondusivitas Sumatera Utara.


RE yang pernah menjadi Sekdaprov Sumut dan Bupati Tapanuli Utara itu mengatakan memimpin Sumut, daerah dengan dinamika dan heterogenitas yang luar biasa, membutuhkan kebijaksanaan, kecermatan, ketegasan dengan pendekatan yang tepat.


"Sejujurnya saya melihat Pak Sonny Irawan memiliki modal itu," ungkap Ketua MPK Wilayah Sumut dan Aceh itu.

Penulis
: Redaksi
Editor
: Redaksi