Sedih, Medan Termasuk Kota dengan Toleransi Paling Rendah

Empat Kota di Jawa Tengah Termasuk yang Paling Toleran
Redaksi - Minggu, 09 April 2023 21:16 WIB
Sedih, Medan Termasuk Kota dengan Toleransi Paling Rendah
Foto: Istimewa
Kota Medan. Dikenal sebagai simbol keberagaman, ternyata termasuk kota yang tidak toleran.

Setara Setara Institute merilis peringkat daftar kota mulai dari yang paling toleran sampai paling intoleran se-Indonesia dalam laporan Indeks Kota Toleran (IKT) 2022 (6/4/2023). Menyedihkan, karena kota Medan sebagai salah satu kota terbesar dan dikenal sebagai miniatur keberagaman Indonesia ternyata tergolong kota paling intoleran.

Setara Institute merupakan lembaga swadaya masyarakat berbasis di Indonesia yang melakukan penelitian an advokasi tentang demokrasi, kebebasan politik dan hak asasi manusia. Dalam laporannya, Setara Institute melibatkan 94 kota dari total 98 kota di seluruh Indonesia.

Penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan 4 variabel, seperti regulasi pemerintah kota, regulasi sosial, tindak pemerintah, dan demografi sosio keagamaan. Dari aspek tersebut dihasilkan pengukuran praktik-praktik toleransi terbaik di kota-kota di Indonesia.

Lantas, kota mana yang paling toleran di Indonesia?

Dilansir dari keterangan resmi Indeks Kota Toleran (IKT) 2022, berikut 10 kota paling toleran di Indonesia:

1. Singkawang, Kalimantan Barat Skor: 6,583

2. Salatiga, Jawa Tengah Skor: 6,417

3. Bekasi, Jawa Barat Skor: 6,080

4. Surakarta, Jawa Tengah Skor: 5,883

5. Kediri, Jawa Timur Skor: 5,850

6. Sukabumi, Jawa Barat Skor: 5,810

7. Semarang, Jawa Tengah Skor: 5,783

8. Manado, Sulawesi Utara Skor: 5,767

9. Kupang, Nusa Tenggara Timur Skor: 5,687

10. Magelang, Jawa Tengah Skor: 5,670

Mana Saja? Kota dengan toleransi paling rendah Selain merilis laporan kota paling toleran di Indonesia, Setara Institute juga melaporkan daftar kota paling tidak toleran. Berikut kota paling tidak toleran di Indonesia:

1. Cilegon, Banten Skor: 3,227

2. Depok, Jawa Barat Skor: 3,610

3. Padang, Sumatera Barat Skor: 4,060

4. Sabang, Aceh Skor: 4,257

5. Mataram, Nusa Tenggara Barat Skor: 4,387

6. Banda Aceh, Aceh Skor: 4,393

7. Medan, Sumatera Utara Skor: 4,420

8. Pariaman, Sumatera Barat Skor: 4,450

9. Lhokseumawe, Aceh Skor: 4,493

10. Prabumulih, Sumatera Selatan Skor: 4,510.

Prestasi Jawa Tengah

Setara Institute melansir 10 kota paling toleran di Indonesia. Dari 10 kota tersebut, empat di antaranya berada di Jawa Tengah. Empat kota tersebut, yakni Kota Salatiga (urutan kedua), Kota Surakarta (ururan empat), Kota Semarang (urutan tujuh) dan Kota Magelang (urutan 10).

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berharap capaian tersebut semakin mendorong daerah lain di wilayahnya untuk kian meningkatkan toleransi.

“Mudah-mudahan akan semakin banyak kota toleran di Indonesia. Kalau tidak salah, nomor satu Singkawang, kedua Salatiga dan Solo juga masuk,” kata Ganjar Pranowo saat mengecek persiapan Paskah di Gereja Santo Antonius Surakarta, Sabtu (8/4).

Seperti diketahui, SETARA Institute merilis laporan Indeks Kota Toleran (IKT) 2022. Terdapat 10 kota dengan skor toleransi paling tinggi, dari 94 kota yang menjadi objek kajian.

Banyaknya kota-kota toleran, diyakini Ganjar, membuat Indonesia bisa semakin berperan dalam membangun kedamaian di bumi.

Ganjar menyatakan, sebuah kota yang masyarakatnya berasal dari berbagai latar belakang agama, ras, suku dan golongan, sudah selayaknya bisa hidup berdampingan dengan saling menghormati dan menghargai satu sama lain.

“Mau beda agama, suku, ras dan golongan tidak masalah kalau semua toleran, pasti membikin hidup kita nyaman semuanya,” tuturnya.

Penulis
: Redaksi
Editor
: Redaksi

GERAKAN BERSAMA KRISTUS (GBK) DAN GERAKAN BERDASAR KASIH (GBK) Dari Gelora Bung Karno, HKBP mengucap syukur atas 165 tahun pemeliharaan Tuhan, Oleh: Dr. dr. Leo Simanjuntak, SpOG (Dekan Fakultas Kedokteran Nommensen Medan)

GERAKAN BERSAMA KRISTUS (GBK) DAN GERAKAN BERDASAR KASIH (GBK) Dari Gelora Bung Karno, HKBP mengucap syukur atas 165 tahun pemeliharaan Tuhan, Oleh: Dr. dr. Leo Simanjuntak, SpOG (Dekan Fakultas Kedokteran Nommensen Medan)

Hadir di Puncak HUT 165 HKBP di GBK, Rektor Berharap Ini Momentum Perkuat Persuadaran, Kebersamaan dan Solidaritas

Hadir di Puncak HUT 165 HKBP di GBK, Rektor Berharap Ini Momentum Perkuat Persuadaran, Kebersamaan dan Solidaritas

ACADEMICA : KAPTEN TIMNAS: Mencari Pemimpin UHKBPN Periode 2027-2031, Oleh: Dr. dr. Leo Simajntak, SpOG (Dekan FK UHN Medan)

ACADEMICA : KAPTEN TIMNAS: Mencari Pemimpin UHKBPN Periode 2027-2031, Oleh: Dr. dr. Leo Simajntak, SpOG (Dekan FK UHN Medan)

Rektor UHN Medan Dr. Richard AM Napitupulu, ST, MT Tegaskan Mahasiswa Pertanian Harus Inovatif dan Kreatif

Rektor UHN Medan Dr. Richard AM Napitupulu, ST, MT Tegaskan Mahasiswa Pertanian Harus Inovatif dan Kreatif

Didukung DPP KMDT, UHN Medan Selenggerakan Kuliah Umum The Future of Taxation dan Berikan Beasiswa kepada 5 Mahasiswa

Didukung DPP KMDT, UHN Medan Selenggerakan Kuliah Umum The Future of Taxation dan Berikan Beasiswa kepada 5 Mahasiswa

Perkuat Jejaring Internasional, UHN Bangun Kemitran dan Kolaborasi Dengan  National University of Battambang (NUBB), Kamboja

Perkuat Jejaring Internasional, UHN Bangun Kemitran dan Kolaborasi Dengan National University of Battambang (NUBB), Kamboja