Ketua PMKRI dan GMKI Apresiasi Renovasi Chapel USU: Rumah Bersama Tempat Mahasiswa Bertumbuh

Redaksi - Senin, 22 Juni 2026 15:11 WIB
Ketua PMKRI dan GMKI Apresiasi Renovasi Chapel USU: Rumah Bersama Tempat Mahasiswa Bertumbuh

jurnalpemerintahan.com -Medan â€" Ketua PMKRI Medan, Andreas Sitanggang, dan Ketua GMKI Medan, Samuel Simatupang, menyampaikan apresiasi terhadap rencana renovasi Chapel Universitas Sumatera Utara (USU). Menurut mereka, langkah tersebut merupakan kabar baik bagi ribuan mahasiswa Kristen yang selama ini menjadikan Chapel USU sebagai pusat pembinaan, penguatan, dan pengembangan diri selama menjalani kehidupan kampus.

Pertumbuhan jumlah mahasiswa USU yang terus meningkat menjadi salah satu alasan penting perlunya peningkatan fasilitas penunjang kehidupan kemahasiswaan. Jika pada tahun 1986 jumlah mahasiswa USU berkisar 18.000 orang, saat ini jumlah mahasiswa aktif telah mencapai sekitar 50.000 orang. Dari jumlah tersebut, diperkirakan sekitar 9.000 mahasiswa merupakan mahasiswa Kristen yang tersebar di berbagai fakultas dan program studi.

Andreas Sitanggang dan Samuel Simatupang menilai bahwa renovasi Chapel USU merupakan langkah yang tepat dalam menjawab kebutuhan mahasiswa yang terus berkembang. Mereka memandang keberadaan chapel tidak hanya sebagai sarana ibadah, tetapi juga sebagai ruang pembinaan yang telah melayani berbagai generasi mahasiswa selama puluhan tahun.

Menurut keduanya, Chapel USU memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar bangunan fisik. Tempat ini telah menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, mencari solusi atas persoalan akademik maupun kehidupan pribadi, serta membangun relasi dan persaudaraan yang kuat di tengah dinamika kehidupan kampus.

Mereka juga menyoroti bahwa mahasiswa saat ini menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks, mulai dari tekanan akademik, persoalan ekonomi, persaingan dunia kerja, hingga masalah kesehatan mental. Dalam situasi tersebut, Chapel USU selama ini hadir sebagai ruang yang memberikan ketenangan, penguatan, dan semangat bagi mahasiswa untuk tetap bertahan dan berkembang.

"Banyak mahasiswa menemukan sahabat, menemukan semangat baru, bahkan menemukan panggilan hidupnya melalui berbagai kegiatan yang berlangsung di Chapel USU. Karena itu, renovasi ini bukan sekadar memperbaiki bangunan, tetapi juga memperkuat ruang yang selama ini menjadi tempat mahasiswa bertumbuh secara rohani, emosional, dan sosial," ujar Andreas Sitanggang dan Samuel Simatupang.

Selain menjadi pusat pembinaan rohani, Chapel USU juga memiliki peran penting dalam melahirkan pemimpin-pemimpin muda. Berbagai kegiatan pelatihan kepemimpinan, pelayanan sosial, diskusi kebangsaan, dan kegiatan kemanusiaan telah banyak lahir dan berkembang dari lingkungan chapel, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Banyak alumni USU yang saat ini berkiprah di berbagai bidang juga tidak dapat melepaskan perjalanan pembentukan karakter mereka dari aktivitas yang pernah dijalani di Chapel USU. Karena itu, keberadaan chapel memiliki nilai historis sekaligus menjadi bagian penting dalam proses pembentukan generasi muda yang berintegritas.

Andreas Sitanggang dan Samuel Simatupang menegaskan bahwa Chapel USU bukan hanya memiliki arti bagi mahasiswa Kristen, melainkan telah menjadi bagian dari sejarah dan identitas Universitas Sumatera Utara. Kehadirannya dikenal luas oleh mahasiswa, alumni, gereja-gereja, organisasi kemahasiswaan, serta masyarakat umum yang selama ini turut merasakan manfaat dari berbagai aktivitas yang berlangsung di dalamnya.

Mereka menilai keberadaan Chapel USU juga mencerminkan semangat keberagaman yang hidup di lingkungan kampus. Sebagai perguruan tinggi yang dihuni mahasiswa dari berbagai suku, agama, dan latar belakang, USU membutuhkan ruang-ruang yang mendukung tumbuhnya nilai toleransi, persaudaraan, dan penghormatan terhadap perbedaan.

"Kami berharap Chapel USU yang telah direnovasi nantinya dapat terus menjadi pusat pembinaan mahasiswa, tempat pergumulan generasi muda, ruang lahirnya gagasan-gagasan positif, serta wadah yang memperkuat semangat persaudaraan dan toleransi di tengah keberagaman yang ada di kampus," kata keduanya.

Sebagai penutup, Ketua PMKRI Medan dan Ketua GMKI Medan menyampaikan terima kasih kepada pimpinan Universitas Sumatera Utara dan seluruh pihak yang mendukung proses renovasi tersebut. Mereka berharap renovasi ini bukan hanya memperindah bangunan, tetapi juga menjadi upaya menjaga sebuah rumah yang selama ini menjadi tempat bertumbuh, berproses, dan menyalakan harapan bagi ribuan mahasiswa dari generasi ke generasi.

Penulis
: Redaksi
Editor
: Redaksi