Prof. Dr. Sabam Malau adalah cendikiawan dan intelektual Kristen yang sangat cerdas, rendah hati, visioner dan punya integritas yang sangat baik sebagai Ilmuan yang sangat berperan besar dalam mendorong internasionalisasi Universitas HKBP Nommensen Medan dengan tagline ‘UHN Goes International”. Hal itu dikemukakan oleh Mantan Sekda Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara dan Juga Mantan Bupati Tapanuli Utara Dr. RE Nainggolan, MM menyikapi berpulangnya Prof. Dr. Sabam Malau Mantan Rektor Universitas HKBP Nommensen Medan. Dr. RE Nainggolan menegaskan dengan tegas saat ini kita kehilangan salah satu cendikiawan Kristen yang sangat nasionalis dan punya pikiran –pikiran kritis yang sangat membangun .
Masih menurut Mantan Bupati Taput ini, Prof. Dr. Sabam Malau adalah sosok intelektual dan ilmuan mendorong percepatan internasionalisasi Universitas HKBP Nommensen Medan dari Sumatera Utara. Beliau adalah orang yang sangat ramah, murah senyum dan sangat suka berdiskusi tentang hal –hal yang berhubungan dengan pembangunan dan pertanian untuk membangun Sumut. Sebagai seorang Doktor Pertanian dari Jerman, beliau punya visi yang sangat bagus mengenai UHN Medan dan juga banyak pemikiran tentang pembangunan pertanian berbasis wirausaha, tegas Dr. RE Nainggolan lagi.
Sementara senior GMKI yang juga mantan sekretaris DPD PIKI Sumut Jadi Pane, SPd mengatakan hal yang sama. Jadi Pane mengatakan bahwa Ide-ide beliau dalam bidang pembangunan pertanian sangat cerdas dan gampang kita cerna. Dengan bahasa yang sangat sederhana beliau selalu mampu memberikan pemahaman kepada kita bagaimana seharusnya peran pertanian yang modern dalam menyokong sistem perekonmian sebuah negara.
Jadi Pane, S.Pd, MM sebagai salah satu aktivis GAMKI dan GMKI juga mengatakan bahwa sosok Prof. Sabam Malau adalah orang yang membuat percepatan internasionalisasi UHN Medan. Program 100 Doktor di jaman beliau sangat kita apresiasi dengan tinggi. Selamat jalan Guru besar yang baik hati dan cerdas, tegas Jadi Pane dengan sedih.