Tokoh masyarakat Sumatera Utara, Dr. RE Nainggolan, MM, menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, SIK, MH.
Menurut birokrat senior yang pernah menjadi Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara tersebut, sosok Irjen Pol Whisnu tidak hanya berhasil menjalankan fungsi keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga tampil sebagai figur pembangun yang memberikan kontribusi nyata, baik bagi internal kepolisian maupun untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
RE Nainggolan menilai, selama memimpin Polda Sumut, Irjen Whisnu berhasil menunjukkan bahwa institusi kepolisian dapat hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis, kolaboratif, dan berorientasi pada penyelesaian masalah.
“Beliau memperlihatkan bahwa seorang Kapolda tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun daerah. Kepemimpinan seperti ini sangat dibutuhkan di tengah tantangan masyarakat yang semakin kompleks,” kata RE Nainggolan di Medan, Selasa (2/6/2026).

Menurut Ketua Majelis Pendidikan Kristen Wilayah Sumatera Utara dan Aceh (MPKWSU-Aceh) itu, berbagai langkah yang dilakukan Kapolda Sumut menunjukkan keseimbangan antara ketegasan dalam penegakan hukum dan kepedulian terhadap aspek sosial kemasyarakatan.
Ia mencontohkan keberhasilan jajaran Polda Sumut dalam menjaga stabilitas keamanan di berbagai wilayah, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, dan berbagai elemen masyarakat. Kondisi keamanan yang kondusif, menurutnya, merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi, investasi, pendidikan, serta pembangunan sosial.
“Pembangunan tidak akan berjalan dengan baik tanpa keamanan. Karena itu, keberhasilan menjaga stabilitas daerah sesungguhnya merupakan bagian penting dari pembangunan itu sendiri. Dalam konteks ini, saya melihat Kapolda Sumut telah menjalankan peran strategis tersebut dengan sangat baik,” ujarnya.
RE Nainggolan juga menilai pendekatan kepemimpinan Irjen Whisnu telah membantu memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dinilai menjadi bukti bahwa Polri terus bertransformasi menjadi institusi yang semakin responsif terhadap aspirasi warga.
Lebih jauh, birokrat senior yang pernah memimpin Kabupaten Tapanuli Utara itu mengapresiasi kemampuan Kapolda Sumut mengembangkan kualitas pelayanan di Poldasu hingga mendapat pengakuan dan penghargaan dari Kapolri. Demikian pula dalam membangun kerja sama lintas sektor.
Menurutnya, tantangan sosial saat ini tidak mungkin diselesaikan hanya oleh satu institusi, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, aparat keamanan, dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat luas.
“Tentu saja tidak ada orang yang sempurna. Pasti ada kekurangan yang perlu perbaikan dan evaluasi terus-menerus. Namun yang saya lihat, beliau mampu membangun komunikasi dan kolaborasi yang baik dengan berbagai pihak untuk mengatasi berbagai persoalan dan kekurangan. Ini merupakan modal penting dalam menciptakan suasana yang harmonis, aman, dan produktif bagi pembangunan Sumatera Utara,” katanya.
Sebagai tokoh yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan pembinaan masyarakat, RE Nainggolan berharap pola kepemimpinan yang mengedepankan pelayanan, kedekatan dengan masyarakat, dan semangat membangun daerah dapat terus diperkuat.
“Sumatera Utara membutuhkan pemimpin-pemimpin yang tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi hadir di tengah masyarakat, mendengar, memahami persoalan, lalu menghadirkan solusi. Saya melihat karakter itu ada pada Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto,” ungkapnya.
“Pada akhirnya, masyarakat akan mengingat pemimpin yang memberikan manfaat nyata. Saya menilai Kapolda Sumut telah menunjukkan dedikasi, integritas, dan komitmen yang kuat untuk kemajuan Sumatera Utara. Karena itu, apresiasi ini layak diberikan kepada beliau sebagai salah satu figur pembangun yang bekerja untuk masyarakat,” pungkasnya.