MEDAN
Majelis Pendidikan Kristen (MPK) Wilayah Sumut dan Aceh mengadakan acara perpisahan kepada Daly Mulyana, SE, AK, M. Ak, CPMA., yang mengakhiri masa tugas sebagai Direktur Utama PT Kawasan Industri Medan. Acara yang digelar dengan sederhana namun terasa hangat dan bermakna diadakan di Sekretariat Jalan Gaperta No 309 Medan, Rabu (5/8/2026) siang.
"Bagi MPK terlebih saya pribadi, Pak Daly Mulyana adalah seorang sahabat yang penuh kasih dan perhatian. Di mana pun beliau berada, sukacita pasti ada. Sosok yang santai dan penuh canda dalam keseharian, tetapi fokus dan penuh dedikasi jika menyangkut pekerjaan," kata Ketua MPKW, Dr RE Nainggolan, MM saat menyampaikan sambutan. Turut hadir Sekretaris Drs Edward Sitorus M.Si, Wakil Bendara Dra Adelina Silaen, MPd, Drs Veronika Sitanggang, MPsi, Jadi Pane, Kasman Sembiring, Dr AD Handoko, SH, Ir Bonar Sirait MSi, Margareth Hulu, SKM, MKes, STh, MTh, Parlinggoman Sitanggang, ST, dan Mona Parhusip.
RE Nainggolan yang juga pernah dipercara duduk di Dewan Komisaris KIM sangat mengenal kepiawaian Daly Mulyana dalam mendorong transformasi PT KIM menjadi perusahaan yang lebih modern dan adaptif terhadap perubahan. "Saya tidak ragu mengatakan Pak Daly adalah salah satu sosok kunci keberhasilan transformasi itu," ujarnya.
RE Nainggolan juga menyebut, di antara yang hadir memberikan apresasi, sahabatnya AD Handoko, Ketua Forum Masyarakat Katolik Indonesia, yang sudah sangat lama juga tidak bertemu. "Kita dulu bersama-sama membangun basis relawan N4J sampai ke Jawa Tengah dan DIY. Juga cucu saya Toga Nainggolan, seorang muslim namun tetap memberi hatinya untuk mendukung suksesnya MPKW Sumut Aceh ini," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Daly Mulyana mengatakan Medan dan Sumut sudah menjadi rumah kedua baginya. "Masa penugasan di sini sungguh begitu berkesan dan sudah menjadi bagian tersendiri dari perjalanan hidup saya. Cucu saya sendiri lebih suka memanggil saya Ompung daripada aki, sebagaimana biasanya orang Sunda," katanya dalam sambutan yang banyak diselingi candaan segar itu.
Dia percaya Direktur Utama yang baru akan membawa PT KIM semakin maju sekaligus melanjutkan kepedulian sosial terhadap dunia pendidikan, termasuk mendukung upaya mulia yang dilakukan MPKW Sumut dan Aceh. "Semua perbaikan berawal dari pendidikan yang baik," katanya.
Putra Sunda kelahiran Garut itu memiliki pengalaman sebagai Direktur Keuangan SDM dan Manajemen Risiko PT Kawasan Industri Medan pada tahun 2021-2023, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Kawasan Berikat Nusantara pada tahun 2018-2020, Komisaris PT KBN Graha Medika PT KBN Graha Medika pada tahun 2020, Direktur Keuangan & Umum PT Multi Nitrotama Kimia (Anak Pupuk Kujang) pada tahun 2014, GM Adm Keuangan PT Pupuk Kujang pada tahun 2011-2014, Manager Keuangan PT Pupuk Kujang pada tahun 2006-2011, dan Manager Pengawasan Keuangan PT Pupuk Kujang pada tahun 2002-2006.
Dia menyandang Gelar Magister Akuntansi, Universitas Padjajaran (UNPAD), Bandung pada tahun 2004 dan Sarjana Akuntansi, Universitas Padjajaran (UNPAD), Bandung pada tahun 1991.