Puluhan unsur relawan yang tergabung di forum #TegakLurus Jokowi Sumatera Utara kembali menyatakan keteguhan sikap dan komitmen menunggu arahan dari Joko Widodo terkait sosok calon presiden yang akan didukung di Pemilu 2024 mendatang.
Sejumlah nama yang telah dideklarasikan partai-partai politik tidak memengaruhi sikap relawan #TegakLurus.
“Hingga saat ini, kami masih menunggu komando dari Bapak Joko Widodo. Karena memang begitu arahan beliau kepada kita. Siapa kemudian yang disebutkan beliau, maka kami akan ikut. Kita yakin Pak Jokowi hanya akan mendukung sosok dengan nasionalisme yang tidak bisa ditawar-tawar, yang menjunjung tinggi kebinekaan, bukan yang gemar bermain politik identitas,” ujar Koordinator Relawan #TegakLurus Dr. RE Nainggolan, MM saat temu ramah dengan puluhan perwakilan relawan di Sumut, Senin (5/6/2023) di Cafe Tiber Jalan Matahari Raya Medan Helvetia.
Komitmen untuk tetap menunggu arahan Jokowi, dikarenakan relawan #TegakLurus mengharapkan ada sosok yang akan melanjutkan pembangunan yang sedang berjalan. “Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto adalah sosok negarawan, yang memiliki kepribadian kebangsaan yang jelas. Tapi tetap, kita menunggu arahan pak Jokowi,” ujar Pendiri Relawan Nusantara untuk Jokowi (N4J) itu.
Menurutnya, dari 48 organisasi relawan yang telah mendeklarasikan dirinya menjadi satu perkumpulan yang senantiasa tegak lurus mendukung Jokowi, sebagian besar masih memegang teguh amanat Jokowi yang mengatakan agar tidak tergesa-gesa dalam menentukan dukungan.
“Amanat itu kami pegang teguh dan kami sejak tahun yang lalu telah menyatakan satu kesepakatan dan kebulatan tekat untuk tegak lurus untuk Jokowi,” ujarnya.
Dasar itulah, organisasi relawan belum menentukan siapa calon presiden yang akan didukung.
Sebelum ada sinyal yang pasti dari Jokowi, dan pada saatnya nanti pasangan Pilpres sudah ditetapkan dan sudah ada sinyal dari Jokowi, maka relawan #TegakLurus akan bergerak sesuai dengan perintah dimaksud.
“Sampai dengan sekarang Jokowi telah mengatakan akan cawe-cawe dalam rangka melihat siapakah calon presiden yang terbaik untuk meneruskan pembangunan,” ujarnya.
Pada pertemuan itu juga, RE Nainggolan menegaskan posisi relawan masih sama seperti pada masa yang lalu. Relawan adalah perkumpulan yang bergerak sendiri, dengan swadaya. “Tidak ada dana yang kita terima dari pemerintah atau lembaga tertentu. Jadi kita bergerak dengan apa adanya. Jika kita diabiayai, maka kita bukan relawan namanya,” ujarnya.
Untuk itu, mantan Bupati Tapanuli Utara itu menyampaikan apresiasi kepada seluruh relawan yang masih tetap setia dengan menunjukkan integritasnya.
Dengan komitmen dan integritas yang dilakukan para relawan sangat pantas mendapat apresiasi pujian. “Kita terus mendorong kepada bapak Erick Tohir untuk segera menerbitkan sertifikat relawan sebagai apresiasi terhadap para relawan,” ujarnya menjawab perntanyaan seluruh perwakilan relawan terkait janji Erick Tohir kepada para relawan.
Acara yang dipandu oleh Toga Nainggolan itu berlangsung penuh keakraban. Momen yang senantiasa dinantikan oleh para relawan untuk saling mensupport memberikan dukungan dan sumbangsing mengkawal proses politik di Negara ini.
Terlihat hadir dalam pertemuan itu, Vence Pelnpessy, Irsan Daulay, Budi Ginting, Doddy A, Golda Saragih, Berliana Siagian, Dr. Puan Maharani, Junjungan Simamora, Maria Elisabeth Hasugian, Dimpos Simamora, Ronto Purba, Tiurma MS Hasugian, Sondang S, Berkat Sitorus, Aldi Saragih, Jadi Pane,SPd.,MM, N.Darmawan dan yang lainnya. Acara ditutup dengan makan bersama dan saling berdiskusi satu sama lain.