Fakultas Kedokteran Nommensen Kembali menggelar seminar bertajuk How To Be A Serving Doctor pada hari Sabtu tanggal 12 uli 2025 bertempat di Aula Lantai 6 FK Nommensen. Kegiatan ini dilaksanakan secara berkelanjutan sejalan dengan visi keunggulan FK Nommensen yaitu melayani dengan cinta kasih dibawah naungan motto Universitas HKBP Nommensen Pro Deo et Patria, bagi Tuhan dan Ibu Pertiwi. Seminar ini diikuti oleh mahasiswa, alumni FK Nommensen dan undangan umum lainnya.
Seminar kali ini membahas topik Mandat Beranak Cucu dalam Dialog Gerejawai yang dipaparkan oleh Dr dr. Patuan Andre Hutabarat,SpOG dan topit Bayangan Kematian dan Motivasi Harapan Hidup Pasien Terminal yang dibawakan oleh dr. Boksa Tampubolon,MTh. Setelah pemaparan kedua materi dilanjutkan dengan pembahasan oleh Pdt.DR.Enig Sonata Aritonang, yang juga merupakan sekretaris pengurus yayasan UHKBPN.
Dr.dr.Patuan Andre Hutabarat,SpOG memaparkan pentingnya pemahaman bagi para pendeta, dan tenaga kesehatan makna Firman Tuhan terkait mandat beranak cucu, tidak sekedar dipahami secara harafiah tapi juga harus dibarengi dengan adanya tanggungjawab. Selain itu ditambahkan pengendalian pertambahan penduduk juga berkaitan dengan kelestarian lingkungan hidup. Sementara pemateri kedua dr.Boksa Tampubolon, MTh memaparkan pentingnya pemahaman para dokter dan petugas kesehatan memberikan konseling pastoral berlandaskan Firman Tuhan dengan konstruksi yang benar terhadap penderita tahap terminal dan juga bagi keluarganya. Dengan demikian dalam menghadapi saat-saat terakhir hidupnya di dunia mereka dapat dengan Sejahtera karena mereka tahu tujuan setelah meninggal. Pada sesi pembahasan Pdt.DR.Enig Sonata Aritonang menjelaskan bahwa penyembuhan adalah tugas Ilahi tidak hanya menyembuhkan penyakit secara fisik akan tetapi menjadi berkat bagi jiwa manusia, menguatkan jiwa dan mampu mendoakan pasien.
Pada sambutan pembukaan dekan FK Nommensen Dr.dr.Leo Simanjuntak,SpOG menyampaikan bahwa setalah FK Nommensen meraih akreditasi unggul pada bulan Mei 2025 lalu selanjutnya fokus diarahkan menuju rekognisi Internasional terutama dalam lingkup Asia Tenggara dalan 2-3 tahun kedepan. “ ini adalah komitmen dan optimisme kami di FK Nommensen” tegas dekan melanjutkan. Dekan juga menyampaikan terima kasih kepada para sponsor yang membantu dan kepada para dokter baru yang berpartisipasi memberi dukungan dana dan kehadiran dalam acara sminar.
Pada bagian akhir kedua narasumber diulosi oleh dekan dan sekretaris Yayasan UHKBPN sebagai tanda hormat dan kasih sayang kepada kedua narasumber yang telah berbagi ilmu dan memberi perhatian kepada FK Nommensen.