GMKI Wilayah I Sumut–NAD Rayakan Natal dan Tahun Baru 2026 di Nias Selatan

Redaksi - Kamis, 29 Januari 2026 18:27 WIB
GMKI Wilayah I Sumut–NAD Rayakan Natal dan Tahun Baru 2026 di Nias Selatan

Teluk Dalam, Sabtu, 24 Januari 2026 â€" Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Wilayah I Sumatera Utaraâ€"Nanggroe Aceh Darussalam (Sumutâ€"NAD) merayakan Natal dan Tahun Baru 2026 di Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan. Rangkaian awal perayaan Natal berlangsung dengan penuh sukacita dan hikmat, serta diikuti oleh seluruh civitas GMKI se-Wilayah I Sumutâ€"NAD dan para tamu undangan.

Koordinator Wilayah GMKI Sumutâ€"NAD, Chrisye Sitorus, S.H., dalam sambutannya menyampaikan ucapan Selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2026 kepada seluruh civitas GMKI se-Wilayah I Sumutâ€"NAD. Ia berharap agar damai Natal dan terang kasih Tuhan senantiasa menyertai GMKI dalam membangun relasi persaudaraan dan menjalankan aktivitas penatalayanan sehari-hari.

Dalam momentum perayaan Natal dan Tahun Baru ini, Chrisye Sitorus mengajak seluruh civitas GMKI se-Wilayah I Sumutâ€"NAD untuk mengambil peran aktif serta mendukung setiap program dan kegiatan organisasi. Marilah kita terus meningkatkan hubungan persaudaraan untuk menghidupkan dan membesarkan GMKI, ujarnya.

Perayaan Natal GMKI Wilayah I Sumutâ€"NAD dilaksanakan selama 23 hingga 25 Januari 2026. Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi nyata kepedulian lingkungan melalui penanaman 300 pohon mangrove di Desa Hiliofona Luo, Kecamatan Fanayama. Bibit mangrove tersebut merupakan dukungan dari YAKOPI dan Desa Binaan YAKOPI.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kirab atau pawai Natal yang dimulai dari Lapangan Orurusa dan diiringi oleh Marching Band SMKS BNK Yohanes Teluk Dalam. Setelah itu, seluruh peserta mengikuti ibadah perayaan Natal yang dilaksanakan di Hall Defnas, Jalan Pramuka, Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan.

Selanjutnya, rombongan GMKI cabang se-Wilayah I Sumutâ€"NAD bersama Pengurus Pusat GMKI mengikuti ibadah padang di Pantai Lagundri. Rangkaian kegiatan berlanjut dengan kunjungan ke Pantai Sorake yang dikenal sebagai salah satu destinasi selancar terbaik di dunia, serta wisata rohani budaya dengan menyaksikan warisan leluhur lompat batu di Desa Bawomataluo, Kecamatan Fanayama, Kabupaten Nias Selatan.

Di akhir rangkaian acara, GMKI Wilayah I Sumutâ€"NAD menggelar dialog publik kebangsaan di Aula Asrama BNKP, Nias Selatan, dengan tema Kepulauan Nias Mempertegas Pelestarian Ekosistem serta Gerakan Lingkungan Hidup untuk Kedaulatan Wilayah. Dialog ini menghadirkan Tobias Duha, S.H., S.Kom., M.Kom., Dosen Universitas Nias Raya dan Senior GMKI; Hasaziduhu Moho, S.H., M.H., mantan Ketua SITH Uni Raya; Yunias Dao, S.Pi., M.Han., Deputi Bidang Sumber Daya Maritim; Dr. Konstan K. Dachi, M.A.P., Direktur Wadah Peduli Hutan dan Lingkungan Ono Niha; serta Sonya Simanjuntak, S.Ag., M.Pd., Sekretaris Fungsional Gereja Pengurus Pusat GMKI periode 2025â€"2027.

Dalam pernyataannya, Sonya Simanjuntak menyampaikan bahwa perayaan Natal GMKI tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga harus memberi dampak nyata bagi kehidupan sosial dan lingkungan. GMKI dipanggil untuk menghadirkan iman yang bekerja melalui tindakan nyata, baik dalam merawat ciptaan Tuhan, menjaga kebudayaan lokal, maupun memperkuat kesadaran kebangsaan, khususnya di wilayah kepulauan seperti Nias.

Menutup seluruh rangkaian kegiatan, Chrisye Sitorus mengajak seluruh civitas GMKI dan masyarakat untuk lebih bijak serta berani mengawasi berbagai aktivitas oknum yang tidak bertanggung jawab dan berpotensi merusak alam dan lingkungan. Nias Selatan memiliki kekayaan sumber daya alam, pariwisata, serta budaya dan tradisi yang masih kuat. Karena itu, warisan leluhur ini harus dijaga dan dirawat bersama agar keindahan ciptaan Tuhan dapat terus dinikmati dan diwariskan kepada generasi selanjutnya.

Penulis
: Redaksi
Editor
: Redaksi