Tokoh masyarakat Sumut Dr RE Nainggolan, MM menyampaikan sambutan yang bernas sekaligus menggelitik dalam Perayaan Natal Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Medan dan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PWKI Sumatera Utara (Sumut), Senin (4/12) lalu.
Dalam acara yang berlangsung meriah di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut itu, RE menyampaikan pesan terkait penyikapan Pesta Demokrasi 2024 yang tak sampai tiga bulan lagi berlangsung. "PWKI adalah wadah untuk membangun integritas dan kemandirian perempuan. Harus bisa menjadi teladan di berbagai bidang, termasuk dalam kehidupan berpolitik dengan mengedepankan kejujuran, integritas, jangan sampai mau dibeli suaranya dalam pemilu," ujarnya.
Dia juga mengingatkan perempuan Kristen agar senantiasa meneguhkan hati bahwa sebagai anak Tuhan harus mulai memantangkan ‘NPWP’. "Jangan lagi memikirkan transaksional. NPWP di sini, Nomor Piro Wani Piro. Itu merusak moral kita karena dampak transaksional itu menjadikan demokrasi memburuk,” ujarnya disambut aplaus para undangan.
Acara dan kebaktian itu sendiri dipenuhi jemaat hingga ke luar ruangan, dan dihadiri puluhan tokoh, politisi, termasuk para calon anggota legislatif.
Ia mengimbau, perempuan Kristen harus bisa menjadi motor penggerak perubahan ke arah yang lebih baik dalam berpolitik dan kehidupan bernegara secara umum.
“NPWP itu menjadi sebuah kebiasaan dan lama-lama tidak lagi terasa sebagai sesuatu yang salah. Kita jangan membenarkan yang biasa, tetapi harus membiasakan yang benar,” katanya sembari menyebut dirinya optimistis, perempuan Kristen akan bisa berteguh hati memantangkannya.
Mantan Sekdaprov Sumut yang menerima puluhan penghargaan dari berbagai lembaga dan instansi itu memastikan, dari kalangan Kristen banyak sekali yang calon anggota legislatif untuk mendapat perhatian. Ia menyebut sejumlah nama termasuk Anton Panggabean yang caleg dari Dapil Sumut 3 - Deliserdang - Partai Perindo. “Beliau itu suami dari Ketua DPC PWKI Medan. Saya juga mengimbau, jangan “NPWP” dan mulailah menjadi pahlawan untuk tidak transaksional. Terima kasih, puji Tuhan, Anton Panggabean menerimanya,” tegasnya.
Ketua DPD PWKI Sumut Dra Veronika Sitanggang MPSi, di sambutannya mengaku speechless dengan antusiasme peserta menghadiri acara Natal itu. “Kiranya antusiasme undangan khususnya perempuan Kristen yang hadir di sini, menjadi virus positif dalam memuliakan-Nya,” tegas aktivis pemberdayaan perempuan khususnya untuk pekerja migran Indonesia (PMI) di negara ASEAN tersebut. “Tiga hari lalu, DPD PWKI Sumut mengadakan Natal di Padangsidimpuan. Antusiasmenya pun luar biasa tinggi. Saya berharap fenomena kebersamaan orang Kristen memuliakan-Nya semakin maksimal,” tambah mantan Ketua DPC PWKI Medan tersebut.
Ketua DPC PWKI Medan St Titien Debora br Sibarani SE MM, di sambutannya berterima kasih dengan membeludaknya peserta yang hadir. “Dikarenakan massa yang jumlahnya di luar ekspektasi, kami sebagai penyelenggara berharap adanya pemaafan dari anak-anak Tuhan sebab mungkin ada yang tidak pada tempatnya,” tegasnya.
Mengenai acara, lanjutnya, ini kali pertama diadakan Natal sejak ia dipercaya Ketua DPD PWKI Sumut, Veronika Sitanggang, menjadi ketua. “Saya tetap seperti dulu (saat kader dan menjadi Ketua PAC PWKI Medan Perjuangan) dalam melayani-Nya. Dukunglah agar PWKI semakin maksimal dalam memuji-Nya dan melayani masyarakat,” tegasnya.
St Titien Debora br Sibarani berharap, ramainya undangan yang hadir, memberi dukungan yang lebih pada PWKI demi kejayaan Kristen ke depan.
Ketua Panitia Elisabeth Yordan Siregar AmKeb melaporkan, panitia bekerja singkat tapi dengan hasil yang maksimal membuatnya semakin percaya bahwa perempuan Kristen memiliki komitmen tinggi dalam memuliakan-Nya. “Karena kuasa-Nya akan semakin besar saat perempuan Kristen semakin kuat dan bersama memuliakanNya,” tambahnya.
Ia melaporkan, selain seremoni kegiatan, panitia mengadakan kegiatan sosial dengan membagikan bahan makanan pada ratusan warga kurang mampu. “Selain yang diundang ke acara ini, juga ada yang diantar ke rumah warga. Kami berharap semakin banyak donatur yang terketuk hatinya membantu kegiatan PWKI di kemudian hari,” tutup Elisabeth Siregar.
Dari jemaat yang hadir, terlihat sejumlah tokoh dan pimpinan organisasi. Di antaranya Ketua PBI Syafitra Tambunan yang memesona dengan kebaya indah dan sanggul ala Kartini, cendikiawan Kristen Pdt Dr Rosiany Hutagalung, Pj Gubernur diwakili Poppy Hutagalung, tokoh pemuda Jadi Pane, Ir Tolopan Silitonga, Pdt Dr Octavianus Nathanael MTh yang hadir bersama sejumlah pendeta di lingkungan GEKI dan artis Herlin Pirera, Ruth Munthe, Pdt Veronika Panjaitan STh, Ance Simamora, Debbie Rattu dan Pdt Dewi Ekawati S Gurki STh dan GBKP.