Berbagai kalangan menghadiri gelar griya (open house) Tahun Baru 2022 di kediaman tokoh masyarakat Sumut, Dr RE Nainggolan, MM di daerah Medan Helvetia, Minggu (1/1/2023). Terlihat hadir Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah, Tuan Syaikh Ali Akbar Marbun, mantan Gubsu, H Syamsul Arifin, mantan Sekdaprovsu Muhyan Tambuse, Nurdin Lubis, Hasban Ritonga, mantan Wali Kota Tebing Tinggi Edy Syofian, Parlindungan Purba, Pdt Bambang Jonan, Koordinator YSKI, drg Annita, Jadi Pane, dan sejumlah tokoh lainnya dan masyarakat dari berbagai lapisan dan latar belakang.
“Setiap tahun kita memang mengadakan open house, sebagai bagian dari upaya kita memelihara silaturahmi dan hubungan baik dengan semua kalangan. Wujud kekerabatan dan persahabatan yang baik,” ujar mantan Sekdaprovsu itu.
Dikatakannya, ada dua open house yang rutin digelar di kediamannya. “Satu lagi menjelang masuk bulan suci Ramadan, kita juga mengadakan punggahan. Semangatnya sama, memelihara silaturahmi dan hubungan baik.”
Dalam suasana yang akrab dan penuh kekeluargaan, para tamu juga tidak segan-segan menyumbangkan suara diiringi pemusik profesional yang khusus didatangkan untuk memeriahkan suasana.
“Pak RE ini salah seorang tokoh masyarakat yang mampu dekat dan merangkul semua kalangan. Beliau senior kita, baik dalam pemerintahan maupun kepartaian,” ujar Musa Rajekshah yang juga Ketua DPD Partai Golkar Sumut itu. RE Nainggolan sendiri merupakan Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Sumut.
Dengan ramah, Wagub yang dikenal dengan sapaan “Ijeck” itu melayani permintaan para undangan lainnya yang mengajaknya foto bersama. Ijeck sendiri datang bersama beberapa pengurus teras DPD Partai Golkar Sumut.
Sementara itu, Nurdin Lubis mengakui dirinya selalu mengupayakan menghadiri open house di kediaman RE Nainggolan. “Selain sebagai sesama birokrat, khususnya senior di pemerintahan, beliau memang sahabat yang baik. Bertemu dan berkunjung bersama teman-teman lainnya selalu terasa menyenangkan, ada saja cerita lama yang seru untuk dikenang ulang saat sama-sama masih aktif dulu,” kata Ketua Kwarda Pramuka Sumut itu.
Hal senada juga dikatakan mantan Gubsu Syamsul Arifin. Sosok yang dikenal luas dengan julukan “Sahabat Semua Suku” itu mengungkapkan RE Nainggolan adalah sahabatnya, tidak sebatas karena adanya hubungan pekerjaan dan tugas di masa lalu. “Persahabatan itu lebih panjang, jauh lebih panjang daripada segala macam pangkat dan jabatan yang sifatnya lebih sementara,” katanya.
Seluruh undangan tampak sangat menikmati suasana dan suguhan hidangan yang sangat variarif, mulai dari prasmanan sampai termasuk street food yang sangat terkenal di Medan seperti martabak kari, roti jala, bakso, dan mi ayam.
-