Majelis Pendidikan Kristen Wilayah (MPKW) Sumutâ€"Aceh bersama Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Sumatera Utara sepakat untuk meningkatkan kualitas guru melalui berbagai program pelatihan.
Kesepakatan itu tercapai dalam audiensi MPKW Sumutâ€"Aceh yang dipimpin Dr. RE Nainggolan, MM dengan Kepala BBGTK Sumut, Dr. Joko Ahmad Julifan, M.Si, pada Kamis (25/9/2025) di Kantor BBGTK, Jalan Kenanga Raya, Medan.
Program peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan ini akan diwujudkan melalui pelatihan training of trainers (ToT) yang akan dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) antara kedua pihak.
Dalam pertemuan itu, Dr. RE Nainggolan menjelaskan bahwa audiensi tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan MPKW dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, beberapa waktu lalu.
“Setelah kami sampaikan pentingnya peningkatan kualitas guru, Pak Menteri merekomendasikan agar hal ini ditindaklanjuti dengan BBGTK. MPKW Sumutâ€"Aceh, yang beranggotakan 29 yayasan pendidikan Kristen di Sumut, memang sudah beberapa kali menggelar pelatihan, seperti pelatihan kepala sekolah dan pelatihan umum guru. Namun, kami berharap ada kerja sama dengan BBGTK untuk pelatihan bidang studi tertentu, seperti Matematika dan IPA,” ujar RE Nainggolan, yang juga mantan Bupati Tapanuli Utara.
Menanggapi hal itu, Kepala BBGTK Sumut, Dr. Joko Ahmad Julifan, M.Si, menyambut baik usulan kerja sama tersebut.
“Mari kita laksanakan bersama. Kami memiliki banyak fasilitator, dan apa yang bisa kami bantu, akan kami lakukan. Peningkatan kualitas guru adalah tanggung jawab kita bersama. Bahkan, BBGTK juga sudah menyiapkan fasilitator khusus untuk guru bimbingan konseling,” kata Joko penuh semangat.
Audiensi yang berlangsung dalam suasana hangat itu juga dihadiri pengurus MPKW Sumut, antara lain Drs. Edward Sitorus, M.Si, Kasman Sembiring, James Siagian, dan Jadi Pane.
Di akhir pertemuan, RE Nainggolan menyampaikan terima kasih atas sambutan dan komitmen BBGTK.
“Semoga dengan kerja sama yang solid antara MPKW dan BBGTK, pelatihan guru secara berjenjang dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.