Menandai masuknya masa kampanye Pemilihan Presiden mulai Selasa (28/11/2023), aliansi 45 relawan Tangiang ni Dainang melakukan pertemuan konsolidasi di Sekretariat Bersama Jalan Gaperta, Medan, sekaligus memulai aksi pemasangan baliho dan alat peraga kampanye di sekitar jalan tersebut.
“Kita siap bekerja sama baik dengan Tim Kampanye Daerah (TKD), unsur-unsur partai pengusung maupun komponen relawan lainnya, dengan tujuan sama memenangkan pasangan nomor dua, Prabowo Gibran,” ujar Jadi Pane, SPd, MM usai memimpin rapat tersebut bersama dengan Toga Nainggolan dari Nusantara Untuk Jokowi (N4J).
Jadi yang juga maju menjadi calon legislatif DPRD Medan di Dapil 2 itu menyebut antusiasme para pimpinan relawan sangat luar biasa, dan semuanya sudah mulai bergerak ke basis massa masing-masing. “Ini waktu sangat pendek sehingga kita semua dituntut bergerak cepat, serius, dan intens, tetapi pada saat yang sama tetap tampil santun dan mengedepankan politik yang positif,” katanya.
Dalam rapat tersebut disepakati akan diadakan pentas senam dan hiburan dengan tema Biru Langit pada Sabtu depan di sekretariat tersebut. “Kita harapkan rekan-rekan membawa tim masing-masing, biar acara kita semakin meriah,” ujar Toga Nainggolan di hadapan peserta rapat.
Sementara itu Vanderson Kusumah dari Relawan Praka 08 berharap semua nama organ relawan dicantumkan di sekretariat tersebut agar semuanya merasa berada di rumahnya. “Saya kira itu akan menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus sebagai simbolisasi bahwa sekretariat ini adalah rumah kita bersama,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Daniel Kaban dari Prabu Indonesia berharap ada kejelasan misi dan tugas spesifik yang perlu dilakukan relawan di lapangan. “Apakah memang sebatas sosialisasi dan penggalangan massa pemilih, atau misalnya diharapkan terlibat dalam proses pemilihan yang lain, misalnya menjadi saksi di TPS, yang jelas merupakan hal yang sangat krusial,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Jadi Pane yang juga menjadi penasihat di TKD Sumut mengatakan hal tersebut akan dikoordinasikan dengan TKD agar tidak terjadi tumpang tindih dalam pelaksanaan di lapangan.
Pada bagian lain, dia juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan dari Pembina Utama, Dr RE Nainggolan, MM yang tidak bisa hadir karena sedang ada acara. “Pembina berharap semangat dan kebersamaan ini tetap bisa kita pelihara ke depannya, apalagi proses kontestasi politik ini akan semakin intens ke depannya.
Dalam rapat tersebut dicatat sangat banyak masukan dari unsur relawan lainnya seperti Solmet, Progib, Gempitar, Proban, Deli Bersatu, Sedulur Jokowi, PPKLM, dan Horas Indonesia Maju.
Usai rapat, para relawan secara bersama-sama melakukan pemasangan umbul-umbul dan alat peraga di sekitar Jalan Gaperta. Aksi penuh kekompakan itu sempat menarik perhatian para pengguna jalan yang sedang melintas.