Targetkan Akreditasi Unggul, UHN Medan Laksanakan “Bimtek dan Seminar Nasional Menuju Akreditasi Unggul”

Redaksi - Senin, 07 Agustus 2023 09:32 WIB
Targetkan Akreditasi Unggul, UHN Medan Laksanakan “Bimtek dan Seminar Nasional Menuju Akreditasi Unggul”
Redaksi
Rektor UHN Medan didampingi oleh WR I Dr. Jadongan Sijabat, SE., M.Si, WR II Dr. Ferry Panjaitan, SE., M.Si, WR IV Dr. Ir. Erika Pardede, M.App.Sc dan jajaran Pengurus Yayasan berfoto bersama narasumber

Sebagai bentuk upaya dan komitmen dalam rangka mempersiapkan peningkatan mutu pendidikan untuk menuju akreditasi unggul, Universitas HKBP Nommensen Medan menggelar kegiatan Bimbingan Teknis dan Seminar Nasional "Menuju Akreditasi Unggul". Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Fakultas Kedokteran UHN Medan, Jumat (4/08/2023) ini menghadirkan narasumber yang berkompeten di Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) seperti Ketua Dewan Eksekutif BAN-PT, Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc., Ph.D, Asesor BAN-PT Prof. Dr. Johannes Hutabarat, M.Sc dan Prof. Ir. Mulyono Baskoro, MS., Ph.D

Kegiatan yang diselenggarakan langsung oleh Universitas HKBP Nommensen ini juga mengundang beberapa institusi di bawah naungan HKBP seperti UHN P. Siantar, STT HKBP Pematangsiantar, Sekolah Tinggi Guru Huria (STGH) Sipoholon, Sekolah Tinggi Diakones HKBP, Sekolah Tinggi Bibelvrouw HKBP Laguboti dan Akademi Keperawatan HKBP Balige. Turut hadir, jajaran Pengurus Yayasan, Dekanat, Para Wakil Rektor, Kepala Lembaga/Direktur, Wakil Dekan, Kaprodi dan sekretaris prodi, Panitia Akreditasi dan ISK Prodi, Kepala Biro, Kepala Unit dan Para Kepala Tata Usaha di lingkungan UHN Medan.

Kegiatan Bimtek ini diawali oleh sambutan Rektor Universitas HKBP Nommensen Medan Dr. Richard A.M Napitupulu, S.T., M.T. “Universitas HKBP Nommensen tahun lalu dipercaya oleh LLDIKTI Wilayah 1 Sumatera Utara untuk mengikuti program AIPT Unggul salah satu dari 7 universitas. Sehubungan dengan hal itu, untuk mencapai AIPT Unggul tahun 2025 kami harapkan kerja sama seluruh civitas akademika UHN Medan, 14 prodi yang harus mengikuti reakreditasi, 10 prodi yang harus mengikuti ISK dari Akreditasi B Menuju Baik Sekali dan kita harapkan 5 prodi bisa mencapai akreditasi unggul,” tegas Rektor.

Rektor menghimbau kepada dekanat dan tim akreditasi dan ISK prodi untuk dapat mempersiapkan dokumen apa yang perlu untuk reakreditasi dan ISK. “Untuk itulah kami mengundang narasumber-narasumber yang hebat untuk memberi masukan kepada kita untuk kita mengejar AIPT Unggul melalui reakreditasi dan ISK dari 32 prodi. Mari menggunakan kesempatan ini untuk kita mendapatkan masukan bagi pengembangan institusi melalui peningkatan akreditasi,” ucap Rektor sembari membuka kegiatan Bimtek ini.

Acara dipandu oleh moderator, Dosen Tetap Fakultas Kedokteran UHN Medan, Dr. dr. Jenny Ria Sihombing, Sp.PK. Narasumber pertama, Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc., Ph.D dalam pemaparan nya mengatakan pentingnya penjaminan mutu pendidikan yang dilakukan secara baik, konsisten dan berkelanjutan, karena Perguruan Tinggi bermutu menghasilkan lulusan yang mampu secara aktif mengembangkan potensi nya. “Masih banyaknya pemahaman yang salah bahwa akreditasi institusi itu tidak wajib, yang wajib itu prodi. Dimana tujuan akreditasi untuk memotret kelayakan, layak gak Nommensen unggul. Diharap Perguruan Tinggi memahami mekanisme pencapaian AIPT Unggul seperti Reakreditasi menggunakan 9 kriteria, konversi peringkat akreditasi menggunakan Instrumen Suplemen Konversi (ISK) dan Penyetaraan peringkat unggul program studi melalui perolehan akreditasi internasional.

Dilanjutkan narasumber kedua Prof. Dr. Johannes Hutabarat, M.Sc dalam penjelasan materinya mengungkapkan tentang syarat perlu terakreditasi dan peringkat akreditasi Perguruan Tinggi dan Program Studi. Pastikan kita sudah melaksanakan PPEPP yang berlaku untuk 9 (sembilan) kriteria baik itu terkait dengan visi misi, tata pamong, mahasiswa, keuangan, penelitian, pengabdian masyarakat, capaian luaran Tri Dharma, dll. “Ada 4 kriteria utama yg harus dipenuhi untuk mendapatkan akreditasi unggul seperti : kriteria 9, Tata Pamong, SDM dan Pendidikan. (70% didapatkan dari 4 fokus kriteria ini). Untuk ISK perlu 8 poin. SPMI sudah dijalankan dengan baik, siklus SPMI kita bicara tentang PPEPP sudah kita lakukan bukan hanya sekedar ngomong tetapi bukti dan juga instrumen pemantauan dan evaluasi peringkat akreditasi (IPEPA) memenuhi 9 dari 10 persyaratan yang harus dipenuhi,” jelasnya.

Pembicara terakhir, Prof. Ir. Mulyono Baskoro, MS., Ph.D membawakan materi tentang startegi pencapaian program studi unggul. Bagaimana kita mengembangkan prodi perlu namanya potensi daerah dari keunikan daerah yang orang lain tidak punya tapi kita punya. Menuju akreditasi unggul dasar nya adalah laporan evaluasi diri (LED). Kegiatan berlangsung selama 3 jam penuh. Peserta tampak sangat antusias mengikuti kegiatan Bimtek ini terlihat dalam sesi tanya jawab. Kegiatan ini ditutup dengan pemberian cenderamata berupa ulos serta foto bersama dengan narasumber dan ditutup dengan doa.

Penulis
: Redaksi
Editor
: Redaksi