Refleksi Akhir Tahun Kesehatian 2022 : HKBP Dengan Pengkhotbah Besar dan Berita Besar

Redaksi
Redaksi
Ir. Ronald Naibaho, M.Si Anggota Jemaat HKBP Resort Simpang Marindal Medan

Tahun 2022 sudah hampir berakhir, tinggal menghitung jam kita akan memasuki tahun 2023. Menyoroti apa yang dilakukan dan keberhasilan HKBP maka sorot pandang kita tertuju kepada keberhasilan penyelesaian dana pensiun dan sentralisasi keuangan HKBP. Keberhasilan ini ditopang oleh semangat tema tahun kesehatian 2022 yaitu sehati sepikir. Tema sehati sepikir berhasil masuk ke hati sanubari seluruh stakeholder HKBP. Tiba-tiba HKBP dari tingkat Pusat, Distrik, Resort dan Huria bergerak, optimis dan bisa bersatu. Dalam hal ini message yang disampaikan kepada jemaat HKBP yang berlandaskan firman Tuhan sebagai inspirasi dan gagasan pokok untuk memberhasilkan program HKBP mudah dipahami dan dieksekusi.

Menyambut tahun 2022 Instagram merilis2022 Instagram Trends Report sebagai panduan untuk melihattrenapa yang akan dibentuk Generasi Z di tahun 2022. Instagram atau biasa disebut IG adalah salah satu aplikasi dimedsos melalui sistem operasi android yang saat ini sangat mudah dan murah didapat. Sehingga dengan kemudahan tersebut publik dengan cepat dapat mengakses dan semudah itu pula terpengaruh. IG merupakan tempat di mana para pemuda, kreator, dan berbagai komunitas menjadi kunci dalam pembentukan tren-tren baru.Audiencegenerasi Z dan generasi lainya, secara konsisten terus membentuk dan menciptakan tren-tren mereka sendiri di IG dan salah satu tren yang diminati adalah efek dari perkembangan yang berhubungan dengan teknologi informasi yakni Influencer, yaitu orang yang memiliki pengikut banyak yang memberi pengaruh/opini kepada audiens. Perkembanganinfluenceratau konten creator menjadi sumber income dan naik hingga ke level yang hampir sama dengan selebriti.

Dalam hal melayani publik urusan kotbah sejatinya semua umat senang dengan penyampaian kotbah yang menarik perhatian dan mencerdaskan. Saat ini sudah mulai menggurita baik dari kalangan Pendeta maupun non Pendeta yang mencoba membuat kanal pribadi untuk memberitakan injil. Penyampaian injil ini perlu mendapat perhatian dari kalangan petinggi gereja agar injil yang disampaikan benar-benar injil yang membawa keselamatan dari Tuhan. Gejala ini perlu mendapat perhatian serius agar umat yang tradisonal (gereja suku) tidak terbawa kepada casing pengkotbah yang cenderung berpenampilan dan bergaya hidup mewah. Bukan tidak memberi arti atau manfaat tetapi perlu dikawal agar tidak berdampak negatif bagi umat jika iman tidak kuat. Dari sudut penyampaian kotbah, firman Tuhan sebagai sumber spritualitas sering menjadi sorotan publik. Sehingga umat mencari kotbah yang enak didengar, bernas, menginspirasi yang sesuai dengan seleranya.

Disisi lain berita-berita hoax, ujaran kebencian, fitnah, info negatif yang menakutkan, melemahkan, bahkan membuat orang panik dan gelisah, juga mendominasi dan menjadi konten yang sering dikonsumsi, disebarluaskan dan malah disengaja oleh si pembuat situs berita hoax. Herannya lagi, untuk terkenal dan laku di layar TV dan medsos, ada juga orang yang sengaja melakukan tindakan buruk, melawan norma agama dan budaya bahkan melakukan tindak pidana. Inilah tantangan zaman yang kita hadapi sekarang ini. Hati dan pikiran manusia cenderung menyukai berita bohong dari pada berita kebenaran. Bagaimana tanggungjawab Gereja dengan keadaan ini agar umat tidak terkena dampak negatif ! Agar umat memperoleh bimbingan iman dari pengkotbah besar dengan berita besar !

Diperlukan pengkotbah besar sekelas influencer dengan suara-suara nabiah yang berisi berita besar. Apakah berita besar itu? Yaitu berita berkelas trending topik seperti momentum Natal. Berita sukacita bagi seluruh dunia yang tertulis dalam Lukas 2 : 11, “Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan di Kota Daud". Berita ini adalah kabar baik, kabar kesukaan, sukacita, menggembirakan seluruh manusia yang telah jatuh ke dalam dosa, dan telah kehilangan kemuliaan Allah. Manusia yang telah jatuh ke dalam dosa, tidak bisa menyelamatkan dirinya sendiri. Ibarat seseorang telah jatuh ke dalam lumpur hidup, maka seseorang itu membutuhkan pertolongan dari luar dirinya.

Berita keselamatan inilah yang disebut berita besar bagi dunia. Siapa pun pengkotbah yang mengabarkan berita ini bahwa pesan berita tersampaikan dengan baik dan dengan mudah ditangkap umat. Artinya, berita besar tentang kabar baik (keselamatan) adalah kebutuhan bagi seluruh manusia, bangsa dan dunia ini. Berita Yesus lahir tidak hanya disampaikan pada mereka yang ada di sekitar tempat Yesus dilahirkan tetapi juga diberitakan pada mereka yang jauh dari tempat itu, yaitu kepada orang-orang majus dari timur.Juga bukan hanya kepada orang-orang besar, berita itu diperdengarkan, seperti kepada raja Herodes, namun juga disampaikan kepada mereka yang dianggap masyarakat rendah atau miskin seperti gembala. Itulah kabar baik, itulah berita besar bagi kita semua bahwa Tuhan mengasihi semua manusia. Dan di sini kita belajar untuk mengasihi, menerima dan memperhatikan bagi semua orang apapun latar belakangnya. Dengan kata lain disana terdapat kesehatian yang 100 % dapat dipahami dan diterima umat dengan semua strata sosial.

Berita besar lainnya adalah berita berkelas tema sentral HKBP tahun 2022 tentang Sehati Sepikir. Tema yang diambil Oppui Ephorus HKBP Pdt.Dr.Robinson Butarbutar dari Filipi 2:2, Karena itu sempurnakanlah sukacitaku dengan ini : hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih dan satu tujuan menjadi tema yang membumi bagi jemaat HKBP. Melalui tema yang menjadi berita besar ini kita dipanggil untuk mewartakannya melalui program dan kegiatan diseluruh Gereja HKBP. Bagaikan pembacaan proklamasi 17 Agustus 1945, launching tema tahun kesehatian HKBP dari Pearaja Tarutung 5 Januari 2022 oleh Oppui Ephorus HKBP Pdt.Dr.Roninson Butarbutar menjadi sebuah kotbah besar dan berita besar. Para Praeses dan pendeta HKBP tidak saja mendengar dan memahaminya tetapi juga terpanggil bertanggungjawab untuk memberitakan (viral) dengan berbagai kegiatan disemua pelayanan kategorial. Demikian juga Jemaat ikut terpanggil mengabarkan berita tema itu. Jemaat menjadi sadar bahwa dia juga terpanggiluntuk menjadi alat dan berkat bagi dunia seperti Visi HKBP. Kerelaan dan ketaatan Jemaat ini adalah berkat dan sukacita besar bagi HKBP yang dikarenanakan pengkotbah besar Ephorus HKBP sekelas influencer.

Kabar baik berita besar yang disampikan pengkotbah besar menjadi sebuah role model untuk seluruh kotbah yang disampaikan ke jemaat setiap ibadah minggu agar message dapat tinggal dan diam dihati jemaat. Sebagai kotbah yang cerdas dan diharapkan mampu merubah prilaku umat, sebaiknya pengkotbah lebih profesional dan memiliki refrensi bahkan dibutuhkan selera humor agar lebih rileks. Biarlah menjadi doa dan kerinduan setiap kita, anak-anak Tuhan boleh menjadi pengkotbah dan pemberi kabar berita. Tidak harus menjadi pengkotbah besar dan pewarta berita besar dalam setiap karya dan profesi kehidupan kita. Berbuah dan menjadi saluran berkat dan alat bagi kemuliaanNya adalah kotbah besar dan berita besar. Marilah kita hidup mewujudkan Kerajaan Allah hadir di tengah-tengah keluarga, pekerjaan, usaha, di tengah-tengah masyarakat dan Gereja dengan menebar kasih dan terang Kristus kepada sesama kita, selagi masih ada kesempatan. Pengkotbah besar menyampaikan bahwa Hidup kita bukan tentang kita, tapi tentang Dia. Bukan agenda kita, tapi agenda Dia, bukan berita/kisah kita, tapi berita/kisah Dia. Amin, Tuhan memberkati.

*) Ronald Naibaho, Jemaat HKBP Resort Simpang Marindal Medan

Penulis
: Redaksi
Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Opini

Tunjukkan Kepedulian, Ompui Ephorus HKBP Distribusikan Beasiswa Rp 1 Miliar Kepada Siswa/Mahasiswa Terdampak Banjir Se Tapanuli Raya

Opini

Dr. Richard AM Napitupulu, ST, MT Mengabdi 6 Tahun Sebagai Ketua Pembangunan, Pimpinan Jemaat HKBP Ampera Medan Apresiasi

Opini

Menguat Dalam PKM STT HKBP Pematangsiantar: Persiapkan Masa Depan Remaja HKBP Sebagai Calon Pemimpin Berkarakter Kristiani

Opini

Audensi dan Sosialisasi UHN Kepada Gubernur Riau, Pdt. Dr. Enig Sonatha Aritonang Tegaskan UHN Siap Bantu Pengembangan SDM Provinsi Riau

Opini

Tak Pernah Lelah Berinovasi, Pdt. Pintor M. Sitanggang, Ph.D, STT HKBP Teliti Hubungan Kearifan Lokal Batak dan Teologia

Opini

Diketuai Oleh Pdt. Pintor M. Sitanggang, Ph.D, STT HKBP Seminarkan Penelitian Spirit Pendirian Tugu Parsadaan Marga Batak Toba