Fakultas Peternakan UHN Medan Siap Bantu dan Dorong “Pilo House” GKPA Berhasil Untuk Berdayakan Jemaat

Redaksi
Wakil Dekan Fapet UHN Medan Ir. Tunggul Fery Sitorus, Ir. Mangonar L. Toruan, MS, Dr. Parsaoran Silalahi, M.Sc, Kaprodi Ir. Magdalena Siregar, MP, foto bersama dengan Ephorus GKPA Pdt. Ramos BB Simanjuntak, STh setelah selesai diskusi terbatas mengenai Pi

Berangkat dari visi dan misi GKPA dalam pengembangan Peternakan babi atau yang dalam kultur orang batak disebut Pilo, maka program “pilo House” sebagai upaya untuk memberdayakan ekonomi jemaat dari bidang peternakan, Fakultas Peternakan Universitas HKBP Nommensen Medan siap untuk berkolaborasi, bekerjasama dan punya tanggung jawab moral untuk itu. Hal itu ditegaskan oleh pakarnya Peternakan babi UHN Medan Dr. Pasaoran Silalahi, M.Si yang merupakan jebolan salah satu Universitas ternama dari Perancis yang didmapingi oleh Ir. Mangonar Lumbantoruan, MS, Wakil Dekan Fapet Ir. Tunggul Fery Sitorus, MP, Kaprodi Produksi Ternak Ir. Magdalena Siregar, MP dalam pertemuan khusus dan diskusi terbatas di kantor Dekan Fakultas Peternakan UHN Medan, Selasa, (7/03/2023).

Dalam keteranganya kepada Jurnal Pemerintahan, Dr. Pasaoran mengatakan tugas utama perguruan tinggi dalam hal ini secara khusus Fakultas Peternakan UHN Medan adalah untuk memberikan kontribusi nyata bagi warga jemaat dari kalangan gereja. GKPA punya jemaat yangs angat banyak, tentu Gereja harus dirasakan kehadirannya oleh jemaat mellaui konsep –konsep pemberdayaan ekonomi jemaatnya. Hal ini harus kita dukung karena salah satu tridarma pendidikan tinggi adalah pengabdian kepada masyarakat.

Saya sangat memberikan apresiasi program kerja GKPA ini karena program kerja seperti ini menyangkut hajat hidup semua jemaat. Kita ahrus dukung semua denominasi gereja yang punya program pemberdayaan jemaat karena dengan seperti inilah fungsi gereja sangat nyata untuk melayani semua jemaatnya, tegas Dr. Pasaoran lagi. Harapan kita kedepan Fakultas Peternakan UHN Medan punya kemanfaatan yang nyata bagi semua jemaat gereja, apakah HKBP, GKPI, GKPS, GBKP, BNKP, dan GKPA atau Gereja yang lain, tegas Dr. Parsaoran.

Sementara salah satu Dosen Peternakan Ir. Mangonar Ulmabnatorus, MS mengatakan hal yang sama bahwa kehadiran kampus di tengah jemaat sudah jadi program Fakultas Peternakan untuk saat ini. Tidak ada kata terlambat, apapun yang bisa kita lakukan untuk pelayanan melalui pendidikan tinggi seperti pendampingan teknis, konsultasi publik akan kita lakukan agar jemaat bisa diberdayakan oleh Gereja melalui konsep peternakan. Kami dari Fapet UHN Medan juga akan berusaha maksimal bagaimana agar pilo House ini bisa berjalan dengan baik sebagai wujud nyata kontribusi Fakultas Peternakan UHN Medan sebagai milik gereja, tegas Mangonar Lumbantorus yang merupakan magister Lulusan IPB Bogor ini.

Ephorus GKPA Pdt. Ramos BB. Simanjuntak, S.Th sangat mengharapkan HKBP bisa ikut berkontribusi untuk ikut mendorong keberhasilan program kerja mereka. Artinya, UHN Medan adalah milik HKBP dan kami sangat mengharapkan program “pilo house” ini bisa berhasil dengan baik karena ini sangat penting bagi jemaat GKPA. Kemudian untuk tahap pertama ini “pilo house” adalah program yang kami perioritaskan dan kami sangat mengharapkan kehadiran Fakultas Peternakan UHN Medan, tegas Pdt. Ramos. Ephorus GKPA ini juga program kerja jangka penjang seperti penggemukan domba sebagai ternak yang ramah lingkungan dan budaya, serta program pertanian kedepan, tetapi Pilo House ini adalah yang utama, tegas Ephorus GKPA ini lagi didampingi oleh Pdt. Gabe Panggabean, MAg sebagai salah satu Kabiro di GKPA.

Penulis
: Redaksi
Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Daerah

Tandatangani MoA Dengan Pemkab Samosir, Ketua LPPM UHN Medan Dr. Ir. Sindak Hutauruk, MSEE Tegaskan Akan Berikan yang Terbaik