Wakil Rektor III Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan menegaskan bahwa pemahaman wawasan dan nilai –nilai globalisasi yang ditandai dengan era digitalisasi dalam semua bidang sangat penting sebagai sebuah modal utama dan juga modal bertahan bagi semua mahasiswa. Hal itu diteaskan oleh WR III saat memberikan arahan bagi mahasiswa UHN disela-sela acara seremonial sharing session dengan mahasiswa asal asal Amerika Serikat keturunan Korea selatan di Auditorium UHN Medan, Jumat, (15/07/2023).
WR III UHN Medan ini mengatakan pemahaman tentang wawasan global tentang luar negeri dengan segala dinamikanya sangat penting bagi mahasiswa UHN Medan karena ini adalah sebuah pembekalan betapa wawasan global adalah hal yangs angat urgen agar kelak mereka bisa memahaminya dengan baik sebagai sebuah bekal, tegas Maringan Panjaitan lagi. Masih menurut Maringan Panjaitan bahwa Perkembangan masyarakat industri dan pasca industri di beberapa belahan dunia, terutama di daratan Eropa dan Amerika, telah berpengaruh luas kepada masyarakat global di seluruh dunia, sehingga merubah tatanan hidup mereka dalam segala bidang kehidupan, yang kemudian disebut dengan globalisasi, tambah Maringan lagi.
Masih menurut Maringan Globalisasi adalah proses saling hubungan yang mendunia antar individu, bangsa dan negara serta berbagai organisasi kemasyarakatan. Proses itu terjadi karena adanya alat komunikasi dan transportasi yang berteknologi canggih, dibarengi kekuatan-kekuatan politik dan ekonomi serta nilai-nilai sosial budaya yang saling mempengaruhi. Satu nilai budaya tertentu, tidak bisa menutup diri dari nilai budaya yang lain meskipun diproteksi sedemikian rupa, sehingga terjadilah pertukaran budaya antara budaya satu komunitas dengan komunitas yang lainnya.
Dalam persaingan itu kemenangan akan ditentukan, terutama oleh mutu Sumber Daya Manusia (SDM). Perubahan mendasar yang ditimbulkan oleh globalisasi ialah keterbukaan, yang mengimplikasikan demokrasi dan kebebasan, baik dalam diri individu maupun masyarakat serta pengelolaan negara dan bangsa. Apabila manusia menutup dirinya, pergaulannya akan terbatas dan pengalaman solidaritas sosialnya sulit berkembang. Demikian juga halnya dengan bangsa dan negara. Kemajuan tidak akan tercapai, apabila suatu negara tidak membuka dirinya terhadap bangsa- baugsa lain dalam pergaulan internasional, tegas Maringan Panjaitan lagi.
Amerika misalnya unggul dalam product technology, yaitu teknologi yang menghasilkan barang-barang baru dengan tingkat teknologi yang tinggi, contoh pembuatan pesawat terbang supersonik, robot, dan lain-lain. Untuk itu, kedatangan mahasiswa Amerika Serikat keturunan Korea selatan ini adalah wujud untuk saling memberikan pemahaman untuk saling mengenal budaya yang berbeda sehingga ada upaya untuk saling menghormati, tegas Maringan lagi. Saya sangat bangga mahasiswa Amerika Serikat keturunan Korea Selatan bisa datang di Kampus UHN ini untuk bisa saling berbaur dengan mahasiswa UHN Medan sehingga terbangun kerjasama dan asimilasi budaya yang sangat positif, tegas Maringan lagi. Interaksi yang terbangun antara mahasiswa UHN Medan dan mahasiswa Amerika Serikat asal Korea Selatan sangat kita harapkan memberikan pengetahuan baru bagi mahasiswa UHN Medan ada punya wawasan internasional dan global, tegas Maringan Panjaitan.