Debat Pertama Pilgubsu 2024 telah selesai. Masing –masing Paslon Cagubsu/Wagubsu telah mempresentasikan program kerjanya kedepan tentang Pelayanan publik sebagai topik yang pertama di ambil oleh panitia. Para tokoh masyarakat, akademisi, aktivis NGO, rohaniawan, Pers, mahasiswa dan komponen civil society lainnya punya penilaian tersendiri. Tetapi dalam debat, tentu ada parameter dan norma yang bisa menjadi standard yang bisa dipertanggung jawabkan secara ilmiah.
Menanggapi Debat Pertama Cagubsu antara pasangan Nomor 1 Bobby Afif Nasution Surya Simatupang dan pasangan Nomor 2 Edy Rahmayadi-hasan Basri Sagala Jadi Pane, S.Pd, MM yang merupakan pengurus DPD Golkar Sumut yang juga Anggota Yayasan Universitas HKBP Nommensen ini saat dihubungi oleh media punya catatan tersendiri dan sebuah penilaian dengan standard akademik yang bisa dipertanggungjawabkan dalam menilai paparan visi dan misi masing –masing pasangan calon Gubsu/ Wagubsu ini.
Dalam penilaian Jadi Pane, S.Pd, MM setelah selesai debat, Jadi Pane sebagai mantan Aktivis GMKI dan Sekretaris DPD GAMKI Sumut yang paham betul paradigma pelayanan publik, regulasi pelayanan publik, dan strategi eksekutipelayanan publik dengan tegas mengatakan Bobby-Surya unggul jauh dari pasangan Edy-Hasan. Paparan Bobby-Surya berbasis pada data, punya gagasan yang bisa diterjemahkan oleh birokrat ditingkat bawah, dan alat ukur pelayanan publik dengan capaian –capaian indikator yang terukur. Artinya, Bobby-Surya paham betul konsep pelayanan publik yang baik, indikator pelayanan publik yang baik, dan punya strategi berbasis pada kepuasan masyarakat dan evaluasi, Tegas Jadi Pane. dalam hal ini Jadi Pane paham bahwa pengalaman Bobby dan Surya sebagai kepala daerah memberikan mereka peta jalan (road map) pelayanan publik yang baik berbasis pada kebutuhan masyarakat dan inovasi pelayanan, tegas Jadi Pane lagi.
Kemudian, Dalam pendidikan Bobby –Surya punya program yang sangat bagus sebagai upaya menjaga, mendorong kearifan lokal masyarakat Sumut dengan akan menjalankan program muatan lokal MARSIPATURE HUTANABE dengan mengkolaborasikan dengan kabupaten dan kota khususnya menyangkut kekayaan budaya lokal serta kemampuan digitalasasi. Artinya, ini adalah konsep Bobby-Surya yang ramah teknologi, tetapi tetap mendorong kearifan lokal berbasis pada penggunaan Teknologi, tegas Jadi Pane. Sementara Edy konsentrasi kepada kurikulum pendidikan budi pekerti, yang mungkin ini masih general, atau secara umum, dan tidak punya program spesifik yang bisa dieksekusi dan diterjemahkan dalam bentuk program utama dan program unggulan.
Kemudian Jadi Pane mengatakan pengalaman Surya Simatupang sebagai Bupati menambahkan masyarakat harus mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Artinya, Bobby –Surya paham betul program pemerintah yang berbasis pada kebutuhan pokok dan punya program kerja yang konkrit.
Di akhir pembicaraan Jadi Pane menilai Debat pertama calon Gubsu/Wagub yang mengambil tema Pelayanan Publik yang berlangsung pada hari rabu 30 oktober 2024 di Hotel Grand mercuri Medan menunjukkan keunggulan pasangan Bobby Surya dari Edy Hasan, hal ini disampaikan Pengurus Relawan Tegak Lurus Jadi Pane yang hadir langsung dalam acara debat. Harapan Jadi Pane pasangan Bobby-Surya bisa menang dan menghimbau masyarakat Sumut menggunakan hak pilihnya dan tetap menjaga persaudaraan antar warga. Sekalipun kita beda pilihan, kita semua saudara, tegas Jadi Pane, S.Pd, MM.