Tokoh Masyarakat Dr. RE Nainggolan, MM dan Jadi Pane Apresiasi Program PPMT GKPA Sebagai Sebuah Visi Gereja Yang Cerdas dan Menjemaat

Redaksi
Jonson Rgg
Dr. RE Nainggolan, MM, Jadi Pane, SPd, MM foto bersama dengan Ephorus GKPA Pdt. Ramos BB. Simanjuntak, S.Th, Pdt. Togar S. Simatupang, M.Th, dan Pdt. M. Gabe Penggabean, M.Ag baru baru ini setelah selesai diskusi bersama

Saya sangat mengapresiasi apa yang menjadi program kerja GKPA sebagai sebuah visi yang sangat cerdas dimana GKPA mampu membangun program hebat dengan mempersiapkan Pusat Pelatihan Masyarakat Terpadu (PPMT) untuk memberdayakan warga Gereja di kalangan GKPA secara khusus. Hal itu ditegaskan oleh Tokoh masyarakat Sumut yang juga mantan BUpati Taput dan Setdaprovsu Dr. RE Nainggolan, MM dan Jadi Pane, SPd, MM saat Ephorus GKPA bertemu dengan Dr. RE Nainggolan, Medan (3 Maret 2023).

RE Nianggolan juga sangat menyambut baik kehadiran Ephorus GKPA dan tim yang disambut secara sederhana dan bersahaja tetapi banyak hikmad dan makna yang dapat diambil untuk pengembangan pelayanan gereja kedepan. Dr. RE Nainggolan berpesan kepada GKPA bahwa misi gereja harus mengakar sampai ke jemaat karena pelayanan kepada jemaat atas dasar kasih Kristus adalah hal yang mutlak kita lakukan. Kedepan, GKPA sangat kita harapkan jadi mitra kerja yang kritis dan strategis bagi pemerintah untuk mendukung pembangunan bangsa yang kita cintai ini dan GKPA bisa jadi pelopor keberagaman bangsa, harap Dr. RE Nainggolan.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Jadi Pane, S.Pd, MM bahwa revitalisasi gereja harus mengambil peran untu mmeberdayaan jemaat sebagai agenda utama yang sangat mendesak agar kehadiran gereja dirasakan oleh jemaat, tegas Jadi Pane yang juga anggota yayasan UHN Medan dan Pematang Siantar ini lagi. Jadi Pane sangat berharap GKPA akan jadi contoh dalam hal pemberdayaan jemaat karena inilah salah satu misi utama Gereja.

Sebagaimana yang dikemukakan oleh Ephorus GKPA Pdt. Ramos BB. Simanjuntak, S.Th bahwa GKPA sejak 2016 sudah memiliki visi yaitu Gereja Yang Unggul Melayani dalam Kebersamaan yang akan dituntaskan pada 2041. Tahun 2023 merupakan Tahun Penatalayanan GKPA di bidang Marturia, Koinonia dan Diakonia termasuk panggilan pelayanan di tengah warga masyarakat. Salah satu isu strategis adalah krisis pangan yang diakibatkan perubahan iklim dan juga perang. Dalam rangka menjawab isu tersebut, di tahun 2023 ini GKPA sedang mempersiapkan Pusat Pelatihan Masyarakat Terpadu (Peternakan dan Pertanian) untuk memberdayakan warga gereja dan masyarakat.

Ephorus GKPA Pdt. Ramos BB. Simanjuntak, S.Th mengajak para tokoh masyarakat secara khusus Bapak DR. RE. Nainggolan ikut terlibat dan mendukung kerja-kerja pelayanan GKPA, sehingga secara bersama-sama mampu mewujudkan pelayanan yang Holistik. Melalui Program ini kedepannya GKPA ikut terlibat memenuhi ketahanan pangan, pengurangan kemiskinan, peningkatan gizi, menjaga ekosistem alam.

Sementara Pdt. Togar M. Simatupang, MTh Mantan ephorus GKPA dan Pdt. M Gabe Panggabean, Mag (Ka. Biro III) menambahMantan Ephorus kan bahwa RE Nainggolan bukan hanya milik 1 gereja tetapi sudah menjadi milik banyak bahkan semua gereja melihat perhatian dan kepedulian RE Nainggolan selama ini kepada gereja tanpa memandang denominasi, dan secara khusus Pak RE Nainggolan sudah pernah berkunjung ke Kantor Pusat GKPA di Sidempuan.

Penulis
: Redaksi
Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Berita

RE Nainggolan: Kita Kehilangan 'Gudang Ilmu' dalam Sosok Bersihar Lubis

Berita

Wali Kota Lantik Direksi PUD Medan

Berita

RE Nainggolan Gelar Silaturahmi Tahun Baru dengan Sederhana

Berita

Jadi Pane Apresiasi Natal Ama/Ina HKBP Ampera Medan Yang Semangati Kaum Disabilitas di Suka Cita Natal 2025

Berita

MPKW Salurkan 3.000 Paket Sembako untuk Guru Sekolah Kristen di Sumut dan Aceh

Berita

Apresiasi YPK GBKP, Dr. Dr.RE Nainggolan, MM Tegaskah Natal Harus Meningkatkan Kualitas Iman Siswa