Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Program Pascasarjana (PPs) Unimed melakukan pelatihan kepada guru-guru SMP Kabupaten Deli Serdang di SMP Negeri 4 Percut Sei Tuan, Sabtu, 20 Juli 2024. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Universitas Negeri Medan dalam mengimplementasikan keilmuan dosen kepada masyarakat melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unimed. Dalam pengamatan media di lapangan, sebanyak 40 peserta yang terdiri dari kepala sekolah, guru dan mahasiswa sangat antusias dan aktif dalam mengikuti kegiatan tersebut. Kepala Sekolah SMPN 4 Percut Sei Tuan, Kusnardi, S.Pd dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan pelatihan ini sangat penting dan bermanfaat karena guru-guru mendapat pembekalan ilmu baru dari narasumber berkelas nasional yakni Prof. Dr. Bornok Sinaga, M.Pd. Selain narasumber yang berkelas nasional, materi yang dibahas dalam pelatihan ini juga sangat sesuai dengan topik terkini (up-to date) yakni penyusunan modul ajar dan asesmen berdiferensiasi. Kusnardi, S.Pd berpesan agar Bapak/Ibu Guru dalam mengikuti pelatihan ini lebih serius dan fokus sehigga pengetahuan yang diperoleh dapat diwujudkan dalam mengelola pembelajaran di kelas.
Narasumber dalam pelatihan ini, Prof. Dr. Bornok Sinaga, M.Pd mengingatkan bahwa langkah awal yang perlu dilakukan guru sebelum melaksanakan pembelajaran adalah mengenali peserta didik. Pengenalan peserta didik bisa dari berbagai aspek diantaranya berdasarkan kemampuan kognitif, sosial, berpikir, interaktif, komunikasi dan penguasaan konten pembelajaran. Konsep berdiferensiasi dikelas juga sebaiknya di dukung dengan kemampuan guru dalam memanfaatkan model pembelajaran tambahan Prof. Bornok Sinaga.
Prof. Bornok Sinaga yang juga direktur pascasarjana Unimed ini menekankan bahwa setiap guru sudah seharusnya menguasai beberapa model pembelajaran yang dapat diterapkan dikelas sesuai kondisi murid. Beberapa model pembelajaran yang relevan digunakan adalah model Problem Based Learning (PBL), Contextual Theaching Learning (CTL), model, Project Based Learning (PJBL) dan model – model lainnya. Dengan diterapkannya model pembelajaran dengan baik dikelas dapat dipastikan kemampuan berpikir tingkat tinggi (High order thinking skill – host) peserta didik akan meningkat tutup Prof. Bornok Sinaga.
Mewakili panitia, Dr. Juniastel Rajagukguk, M.Si melaporkan bahwa kegiatan pelatihan ini dimulai dengan paparan narasumber yang sekaligus pakar Pendidikan yakni Prof. Dr. Bornok Sinaga, M.Pd. Kegiatan lanjutan adalah, guru-guru akan bekerja secara mandiri untuk menyusun modul ajar dan asesmen yang berdiferensiasi sesuai karakteristik peserta didik. Dalam perjalanannya, tim pendamping dari dosen Pascasarjana Unimed akan melakukan pendampingan secara online menggunakan media lainnya untuk memperoleh modul ajar dan asesmen yang sesuai dengan karakteristik peserta didik.