Kita sangat serius dalam melakukan pembenahan di Universitas HKBP Nommensen Medan dengan segala upaya untuk menerapkan MBKM yang implementatif dan membangun jejaring kampus. Hal itu ditegaskan oleh Rektor UHN Medan Dr. Richard AM Napitupulu, ST, MT disela-sela penandatanganan MoU antara Universitas Maritim AMNI Semarang dengan UHN Medan baru baru ini, Minggu (3/4/2024)
UHN dan Universitas Maritim AMNI Semarang menandatangani perjanjian kerjasama sekaligus pelantikan Rektor baru UNIMA. Ketua Yayasan Bina Kemaritiman Indonesia Drs. Agus Aji Samekto melantik Prof Ir Johannes Hutabarat MSc PhD sebagai Rektor Universitas Maritim AMNI (UNIMAR AMNI) untuk masa jabatan 2024-2028, Kamis (29/2/2024), di Kampus UNIMAR AMNI, Jalan Soekarno Hatta Semarang. Pasca dilantik Prof Johannes Hutabarat mengatakan, UNIMAR AMNI akan makin menguatkan kerjasama di tingkat nasional maupun internasional.
Kerjasama dilakukan dengan sejumlah perguruan tinggi, perusahaan yang bergerak di kemaritiman, pemerintahan dan stakeholder. Oleh karena itu, di sela pelantikan, juga dilakukan perjanjian kerjasama Memorandum of Understanding (MoU) dengan tujuh perguruan tinggi. Masing-masing adalah, Universitas HKBP Nommensen Medan, Universitas Nusa Cendana Kupang, Universitas Timor Kefanemanu Nusa Tenggara Timur (NTT), Universitas Musamus Merauke Papua Selatan, Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau, Universitas Hang Tuah Surabaya, dan Sekolah Vokasi Undip Semarang, serta Benline Compani Batam.
Menurutnya, kerjasama tersebut dilakukan terkait dengan tri dharma perguruan tinggi, berupa penelitian, pelatihan, dan pengembangan sumber daya manusia. ”UNIMA punya sembilan pelatihan yang sudah diakui Kementerian Perhubungan dan Kementerian Komunikasi dan Informatika. Jadi, kerjasama ini juga terkait dengan lulusan dari perguruan tinggi lain yang kita didik dalam pelatihan tersebut untuk training dan mendapatkan sertifikat,” jelasnya.
Menurutnya, kerjasama dilakukan dengan sesama universitas martitim, bukan untuk salin bersaing. Namun untuk meningkatkan sumber daya pelaut. ”Karena kita tahu pelaut banyak dari Indonesia Timur, NTT, dan Ambon juga, maka kita lakukan kerjasama dengan perguruan tinggi di wilayah tersebut. Selain itu, UNIMAR AMNI juga melakukan kerjasama dengan perusahaan pelayaran di luar negeri,” jelasnya. Lebih lanjut menurutnya, lulusan UNIMAR AMNI bukan hanya bekerja di kapal nasional, namun kapal internasional. ”UNIMAR AMNI juga punya alat yang hanya ada dua di Indonesia, yakni simulator antartik. UNIMAR AMNI mempersiapkan pelaut untuk menjadi nahkoda kapal yang ada di kawasan antartika, itulah potensi yang kita miliki,” jelasya.
Sementara itu, Agus Aji Samekto mengatakan, harapan ke depan, adalah mememiliki 15 diklat dari 10 diklat yang ada saat ini, menyelesaikan pembangunan kolam latih dan pembangunan gedung simulasi kapal. Juga menambah program studi dari 10 menjadi 15 prodi. ”Kita juga sedang melakukan pengembangan kampus, yakni dengan membangun kampus II seluas 10 hektar di Mijen Gunung Pati Semarang. Selain itu, kita sedang membidik akreditasi institusi untuk menjadi unggul dan akreditasi internasional,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VI Jawa Tengah, Bhimo Widyo Andoko SH MH berharap aagar UNIMAR AMNI bisa menyumbangkan lulusan yang unggul di bidang maritim di Indonesia.
Rektor UHN Dr. Richard AM Napitupulu mengatakan mahaiswa dari UHN nantinya bisa mengirim mahasiswa untuk diklat ke UNIMAR dan juga sebaliknya sehingga MBKM semakin implementatif dan sesuai sasaran tuntutan pasar yg semakin heterogen kedepan. Penandatanganan MoU tersebut di dampingi WR4 Dr. Ir. Erika Pardede.M.App.Sc dan Ka Biro Kerjasama UHN Dr.Ir. Parulian Siagian .ST.MT