Nama Menteri BUMN, Erick Thohir melejit menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) teratas sesuai hasil survei Poltracking Indonesia. Erick Thohir berada di posisi teratas mengungguli Ridwan Kamil, disusul oleh Agus Harimurti Yudhoyono atau (AHY).
Survei ini dilakukan pada 21-27 November 2022 menggunakan metode multistage random sampling dengan responden 1.220.
Responden merupakan warga yang sudah memiliki hak pilih, berusia 17 tahun ke atas, atau sudah menikah. Margin of error +- 2,9% dengan tingkat kepercayaan 95%. Survei dilakukan dengan tatap muka langsung.
Berikut simulasi 20 nama cawapres.
Erick Thohir 15,1%, Ridwan Kamil 14%, Agus Harimurti Yudhoyono 11,7%, Sandiaga Uno 9,2%, Khofifah Indar Parawansa 5,5%, Muhaimin Iskandar 5,3%, Puan Maharani 3,4%, Mahfud MD 2,9%, Andika Perkasa 2,5%, Airlangga Hartarto 1,9%, Ahmad Heryawan 0,8%, Bambang Soesatyo 0,6%, Tri Rismaharini 0,6%, Zulkifli Hasan 0,6%, Muhammad Mardiono 0,6%, Tito Karnavian 0,6%, Luhut Binsar Pandjaitan 0,5%, Listyo Sigit Prabowo 0,4%, Yahya Cholil Staquf 0,3%, Ahmad Syaikhu 0,3%, dan Tidak tahu/tidak jawab 23,2%
"Kalau kita lihat Erick Thohir dan Ridwan Kamil ini sangat tipis, unggul sangat tipis, diikuti oleh AHY dan Sandiaga Uno," kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda saat jumpa pers daring, Kamis (22/12/2022).
Sementara itu, pada simulasi 10 nama cawapres: Erick Thohir 16,2%, Ridwan Kamil 15,1%, Agus Harimurti Yudhoyono 12%, Sandiaga Uno 9,4%, Khofifah Indar Parawansa 5,7%, Muhaimin Iskandar 5,7%, Puan Maharani 4,1%, Mahfud MD 3%, Andika Perkasa 2,7%, dan Airlangga Hartarto 2,6%.
Fenomena menarik, salah satu nama yang sebelumnya diperkirakan menjadi “kuda hitam”, Sandiaga Uno trennya sempat naik menjadi 15%, cenderung menurun ke angka 11,9% lalu menjadi 9,4%. Sementara nama Ridwan Kamil trennya mengalami kenaikan.
"Ridwan Kamil sempat turun, tapi sempat naik signifikan, dan sekarang trennya naik lagi dari 8% ke 12%, naik lagi menjadi 15%. Ini menyebabkan tren Ridwan Kamil naik," ujar Hanta Yuda.
Sementara nama AHY juga trennya naik, pada bulan Mei ke Agustus, tren nama AHY terbilang stabil yakni sama-sama 11%. Sedangkan kalau sekarang kenaikan tipis, terbilang tren nama AHY cukup stabil dia angka 12%.
"Erick Thohir sempat naik cukup signifikan 7,6% menjadi 12,4%, tapi sempat melemah sedikit menjadi 10% dan sekarang menjadi naik lumayan kenaikannya menjadi 16%, ada kenaikan 5%," imbuhnya.