Serang Jokowi, GM Medan Nilai Mahfud Tidak Etis

Menyerang Pemerintahan Sementara Dia Masih di Kabinet
Redaksi
Dokumentasi Jurpem
Ketiga kandidat Wapres dalam sesi debat yang ditayangkan langsung di televisi nasional

Tokoh Generasi Muda Medan, Irwan Maranata Siregar menilai pernyataan Mahfud MD dan Cak Imin dalam debat capres ke-4 sebagai tidak etis, sengaja "menelanjangi" kabinet Jokowi, di mana Mahfud MD sendiri masih merupakan salah satu menteri di dalamnya.Irwan Maranata Siregar menekankan pentingnya menjaga etika dan menghormati kinerja pemerintah saat ini.

"Dalam debat capres ke-4 yang berlangsung pada tanggal 21 Januari 2024, Mahfud MD dan Cak Imin mengeluarkan pernyataan yang dinilai tidak etis dan merugikan kabinet Jokowi yang notabene nya Mahfud MD adalah bagian dari kebinet tersebut. Pernyataan tersebut mencakup isu-isu seperti food estate dan pembangunan berkelanjutan," ujarnya saat dimintai tanggapan, Selasa (23/1/2024) di Medan.

Menanggapi pernyataan Mahfud MD, Menteri Pertanian Amran Sulaiman sendiri memberikan bantahan yang tegas. Dia menjelaskan bahwa program food estate membutuhkan proses dan menegaskan bahwa pernyataan Mahfud MD adalah tidak benar. Amran Sulaiman juga menyayangkan adanya kekeliruan dalam data dan pernyataan yang dibahas dalam debat capres ke-4.

Dalam konteks ini, mantan Ketua GMKI tersebut menekankan pentingnya menjaga etika dan kesopanan dalam debat politik. Irwan Maranata Siregar mengajak Mahfud MD untuk lebih bijak dan mempertimbangkan untuk mundur terlebih dahulu sebelum mengkritik kabinet dan kinerja pemerintah Jokowi saat ini.

"Menteri Pertanian Amran Sulaiman sendiri telah memberikan bantahan yang tegas terhadap pernyataan Mahfud MD dalam debat capres ke-4. Amran Sulaiman menegaskan bahwa program food estate membutuhkan proses dan menyesuaikan data yang disampaikan oleh Mahfud MD," tegasnya,

Penulis
: Redaksi
Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait