Sebuah program kerja yang sangat bagus sangat butuh keberlanjutannya dan untuk itu penting pemimpin selanjutnya untuk menderuskan program kerja itu, karena program kerja jangka panjang sangat membutuhkan estafet kepemimpinan yang sepaham dan sevisi. Hal itu ditegaskan oleh tiga Mantan Rektor Universitas HKBP Nommensen Medan yakni, Ir. B. Ricson Simarmata, MS.EE, IPM, Ir. Patar P. Pasaribu, Dipl. Trop, dan Dr. Haposan Siallagan, SH, MH dalam sebuah kesempatan yang penuh dengan kekeluargaan.
Tiga Mantan Rektor itu adalah mantan Rektor yang sangat berpengaruh di bidangnya dan saat ini terus memberikan kontribusi dalam dunia pendidikan dan profesinya masing-masing. Saat ini Ir. B. Ricson Simarmata, MSEE, IPM masih aktif di KONSUIL, Dr. Haposan Siallagan, SH, MH Pakar Hukum Tata Negara Universitas HKBP Nommensen Medan saat ini aktif di APINDO Sumut, DPD Organda dan sekaligus DPP Organda, dan Dosen Pascasarjana di bebragai PTS. Ir. Patar M Pasaribu, Dipl, Trop pakar jembatan ini merupakan tokoh yang banyak berkontribusi dalam bidang konstruksi.
Ir. B. Ricson Simarmata, MSEE, IPM mengatakan Jokowi selama kepemimpinan beliau sangat bagus dan punya terobosan yang snagat luar biasa dalam pembangunan bangsa. Capaian yang terukur seperti pembangunan infrastruktur, pembangunan dari desa, pembangunan kawasan Indonesia timur, papua, penegakan hukum yang berkeadilan, konsep dan desain IKN (ibukota Nusantara) dan lainnya adalah hal yang sangat bagus. Bahkan kita punya desain bagus sebagai visi besar bangsa, Indonesia Emas 2045 harus berjalan dengan baik dan kita butuh Presiden dan Wapres yang bisa mendorong capaian Indonesia Emas 2045 nanti, tegas Ricson Simarmata yang aktif di DPD Partai Golkar Sumatera Utara ini lagi.
Hal yang sama juga dikatakan oleh Dr. Haposan Siallagan, SH, MH. Apa yang dilakukan oleh Pak Jokowi adalah sebuah terobosan yang sangat luar biasa dengan kepemimpinan yang penuh dengan visi jauh kedepan. Beliau meletakkan sebuah Program kerja yang sesuai dengan kebutuhan bangsa dan sesuia dengan kondisi eksternal, dalam hal ini digital dan globalisasi yang ditandai dengan kemajuan revolusi Teknologi Informasi. Artinya, sebagai pemimpin beliau sangat cerdas dalam memahami kondisi terkini dan mampu membuat keputusan yang cepat dan tepat untuk menjawab masalah -masalah bangsa, tegas Doktor Hukum Tata Negara lulusan USU ini.
Sementara Ir. Patar Pasaribu, Dipl, Trop yang merupakan pakar Jembatan ini mengatakan bahwa Kepemimpinan Jokowi sangat pantas untuk diteruskan dan butuh Presiden dan Wapres yang bisa memahami visi dan misi beliau. Artinya, capaian Indonesia Emas 2045 dengan konsep Indonesia itu negara maju tahun 2045 keberhasilannya sangat ditentukan figur Capres dan Wapres yang punya paham dan visi yang smaa dengan beliau, tegas Patar Pasaribu lagi.
Bertemu nya 3 (tiga) Tokoh Pendidikan Sumatera Utara yang pernah menjadi Rektor di Universitas HKBP Nomensen Medan ini snagat tegas mengatakan keberhasilan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045 dan diproyeksikan Indonesia menjadi peringkat 5 PDB di dunia dengan nominal PDB sebesar USD 9.100 milyar, PDB per kapita USD 30.000 per tahun, dengan jumlah penduduk mencapai 300 juta jiwa dengan penduduk kelas menengah sebesar 82% dan penduduk usia produktif 52% dari total populasi.
Untuk itu, kita butuh figur pemimpin yang sevisi dengan Jokowi, tegas Patar Pasaribu. Oleh karena itulah, mari kita memilih Presiden dan Wapres yang bisa memahami visi dan Misi Jokowi agar estafet kepemimpinan bisa berjalan dengan baik untuk keberhasilan program kerja Jokowi sebagai Presiden yang punya legacy yang sangat bagus bagi bangsa ini, tegas ketiga mantan Rektor ini lagi.