Politisi senior PDIP Perjuangan, Panda Nababan mengungkapkan Presiden Joko Widodo begitu mempercayai Erick Thohir. Presiden sendiri yang langsung mengatakan padanya, sosok muda yang kini menakhodai Kementerian BUMN itu berada pada posisi teratas kandidat yang diinginkannya menjadi penerus estafet kepemimpinan, khususnya dalam posisi sebagai wakil presiden periode mendatang.
“Tiga hari lalu saya dapat informasi, Erick Thohir ditunjuk menjadi Ketua Panitia Perkawinan Kaesang, putra Presiden Jokowi. Dari segi adat istiadat Jawa, itu kan sepertinya sudah menaruh kepercayaan begitu penuh. Itu juga sinyal, ini loh, ini nanti yang menjadi tumpuan keluarga kami, yang ‘on behalf’ mewakili keluarga,” ungkapnya dalam talkshow Karni Ilyas Club, yang diunggah di kanal YouTube tersebut, Jumat (26/11/2022).
Dalam tayangan berdurasi sekitar satu jam itu, Panda yang pernah memimpin PDIP Sumatera Utara itu juga mengungkapkan, untuk calon presiden (Capres), Jokowi menyerahkan hal tersebut kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
"Aku tanya kepada beliau (Jokowi), `siapa nanti yang jadi calon presiden dan calon wakil presiden`. Kemudian, karena mungkin kita sesama PDI-P, dia katakan itu nanti tergantung Ibu Mega. Bagaimana Ibu Mega memutuskan," katanya.
Dia menjelaskan, pemilihan capres oleh PDI Perjuangan merupakan hak prerogatif Ketua Umum Megawati.
Namun, saat disinggung terkait sosok cawapres, Jokowi lebih leluasa untuk memberikan dukungan.
"Jokowi lebih bebas ketika saya tanya `siapa calon wakil presiden`. Jokowi melihat Erick Thohirsebagai sosok yang sangat potensial, siapa pun nanti jadi calon presidennya," sambungnya menirukan pernyataan Jokowi.
Orang Kepercayaan
Hal senada juga diungkapkan pengamat politik sekaligus peneliti senior Surabaya Survey Center (SSC) Surokim Abdussalam. Erick Thohir menjadi menteri andalan yang dipercaya oleh Presiden untuk menangani berbagai urusan. Dari persoalan pemerintahan, hingga urusan keluarga Jokowi.
Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, urusan pernikahan adalah hal sakral, dan hanya orang dekat dan tepatlah yang ditunjuk melaksanakannya, sebab orang tersebut akan menjadi simbol serta perwujudan dari si pemilik hajat yaitu Presiden Jokowi.
“Pak Erick Thohir dengan Pak Jokowi itu kan sangat terlihat baik di kabinet maupun di ruang publik bahwa presiden tidak ada masalah apa-apa, bahkan seringkali dalam berbagai tugas strategis itu kan selalu terlibat di dalamnya,” kata Surokim Abdussalam.
Menurut Surokim, Erick Thohir yang juga menjadi menteri termuda di Kabinet Kerja Jokowi-Ma’ruf Amin dan juga menjadi anak emas junior Presiden Jokowi. Pasalnya dari seluruh menteri yang ada hanya terlihat dua menteri yang sering dipercayakan oleh Presiden Jokowi yakni Erick Thohir dan Luhut Binsar Pandjaitan.
“Jadi kalau di dalam kabinet yang junior anak emas itu, kalau saya boleh menyebutyaErick Thohir. Anak emas junior, kalau anak emas senior Pak Luhut kalau saya boleh mengistilahkan Erick Thohir itu anak emas juniornya Presiden,” ucapnya.
Kedekatan Erick Thohir dengan Presiden Jokowi sudah menjadi pengetahuan publik, jadi hal tersebut tidak perlu kaget.
“Kalau kemudian ada gawe-gawe apa yang sifatnya strategis nasional bahkan menyangkut kekeluargaan, Saya tidak kaget kalau kemudian diberikan kepercayaan seperti itu karena memang relasinya seperti itu,” ujarnya. “Jadi presiden tahu betul kiprahnya Erick Thohir selama membantu dia di kabinet, Saya tidak kaget,” tambah dia.
Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) itu melanjutkan, terkait dengan sinyal restu Presiden Jokowi di Pilpres 2024 sangat terbuka lebar, karena Presiden Jokowi akan merestui sosok yang tidak punya masalah dengannya.
“Kalau mau dibaca ke arah sana mestinya, karena presiden tidak punya masalah. Artinya seorang presiden mau merekomendasikan atau mendukung itu kan kepada orang-orang yang tidak bermasalah dengan Presiden, tidak mungkin presiden tidak merekom orang itu. Jadi kalau dibaca sebagai restuyaiyalah,” jelasnya.
“Siapa presiden yang tidak memilih orang yang mungkin sudah dianggap keluarga. Saya tidak kaget karena beliau kan memang anak emas junior,” tegasnya lagi.
Selain menjadi anak emas, Surokim mengakui jika peluang Erick Thohir direstui Presiden karena kinerjanya di Kabinet Kerja cukup baik. “Tidak hanya itu, tetapi juga presiden melihat kinerja, melihat pekerjaannya di kabinet, keterlibatannya di dalam proyek-proyek strategis hampir semuanya terlibat dan saya kira itu nilai plus untuk Erick Thohir,” kata dia.