Secara terbuka, petarung mixed martial art (MMA) kebanggaan Indonesia, Jeka Saragih mengaku cuma mendapatkan dukungan dari Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah saat melakoni persiapan di Amerika Serikat jelang semifinal Road to UFC.
Sebelum bertarung lawan Ki Won Bin di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Minggu (23/10), Jeka Saragih menggelar pemusatan latihan selama dua bulan di San Diego, Amerika Serikat. Menurut Jeka Saragih, keberangkatan ke Negeri Paman Sam itu mendapat dukungan serius dari Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck.
"Kemarin kan saya permisi sama Pak Wagub. Karena Pemerintah Provinsi Sumut cuma Pak Wagub yang berangkatkan saya ke Amerika," ujar Jeka Saragih di kediaman Ijeck.
"Dan Pak Wagub juga bilang kalau sudah berangkat ke sana datang lagi ke sini. Kalah menang datang lagi ke sini. Makanya saya datang lagi," ucap Jeka menambahkan.
Jeka Saragih mengatakan kediaman Ijeck bukan tempat yang asing baginya. Dalam kesempatan itu Jeka juga terus menyampaikan keinginan kepada Ijeck agar jalan menuju kampung halamannya di Bah Pasussang, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun diperbaiki.
"Saya di sini sudah tidak asing lagi. Anak saya juga nyaman di sini. Saya juga menyampaikan permintaan agar jalan di kampung saya diperbaiki daripada meminta untuk kepentingan pribadi sendiri, " ungkap Jeka.
Musa Rajekshah mengapresiasi apa yang dicapai Jeka Saragih. Jeka berhasil mencapai final Road to UFC demi mendapatkan kontrak dari UFC usai mengalahkan Ki Won Bi.
"Kalah pun datang menang apalagi. Tapi kalau sekarang pulang menang udah banyak yang ngundang. Itulah hebatnya. Apapun itu karena semua orang bangga kepada Jeka," ujar Ijeck.
Di mata Ijeck, Jeka adalah putera daerah yang membanggakan Sumut. Dia pun meminta agar Jeka tetap bersyukur dan berdoa.
"Syukuri itu. Jangan lupa tetap berdoa. Kawan- kawan yang lama dulu dukung juga jangan lupakan. Karena takutnya kita udah banyak kawan lupa sama kawan lama," tutur Ijeck.
"Jadi atlet ini akhirnya memang berjuang sendiri. Tapi jangan itunya yang dilihat. Apapun itu karena kalian membawa nama bangsa, negara dan daerah yakinkan saja. Mudah-mudahan ada jalannya," kata Ijeck melanjutkan.
Membanggakan
Diungkapkan Ijeck, Jeka anak Sumut yang membanggakan Sumut, "Syukuri itu. Jangan lupa tetap berdoa. Jangan lupa dengan keluarga, berdoa juga untuk orangtua. Itu penting. Kawan- kawan yang lama dulu dukung juga jangan lupakan."
"Karena takutnya kita udah banyak kawan lupa sama kawan lama. Tapi Jeka ini tidak. Kampungnya saja dia tidak lupa apalagi kawan-kawannya," ujarnya.
Terkait penghargaan untuk atlet, Musa Rajekshah mengaku paham. Mengingat walaupun balap, dia juga tetap atlet.
"Memang sudah kita rasakan itu. Jadi atlet ini akhirnya memang berjuang sendiri. Tapi jangan itunya yang dilihat. Apapun itu karena kalian membawa nama bangsa, negara dan daerah yakinkan saja. Mudah-mudahan ada jalannya," ucapnya.
Musa Rajekshah juga mengaku senang karena Jeka, Brando, dan kawan-kawannya yang datang ke rumah dinas ikut memikirkan kawan-kawannya yang ada di Sumut.
"Saya senang ini karena supaya yang lain juga punya prestasi. Supaya Sumut ini banyak atlet dan banyak prestasi. Punya tempat untuk bisa bertanding. Saya dukung kalian buat event-event yang mengasah kemampuan anak-anak daerah. Saya dukung itu," sebutnya.
Terakhir, Ijeck, sapaan akrab Musa Rajekshah, mengingatkan Jeka untuk menjaga fisik dan mentalnya. Karena pertandingannya sangat butuh fisik.
"Jangan sampai nanti tidak maksimal. Tetap jaga fisik kalian," harapnya.
Kalahkan Petarung Korea Selatan
Jeka Saragih tiba di Tanah Air usai memenangkan babak semifinal Road to UFC di Etihad Arena, Abdu Dhabi, UEA, Minggu, 23 Oktober 2022. Dia mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Selasa, 25 Oktober 2022.
Kedatangan Jeka disambut para pendukung dan keluarganya. Sebelumnya, Jeka berhasil menang KO ronde pertama atas wakil Korea Selatan, Ki Won-bin. Hasil ini membuat Jeka berpeluang menandatangani kontrak dengan UFC, salah satu promotor besar olahraga Mixed Martial Art (MMA)
Nama Jeka belakangan ini memang tengah naik daun di kalangan pencinta MMA. Keberhasilannya melewati babak semifinal ajang Road to UFC membuatnya berpotensi jadi orang Indonesia pertama yang mampu bergabung dengan salah satu promotor besar olahraga seni beladiri campuran tersebut.
Di babak semifinal, Jeka yang dijuluki si Tendangan Maut memang tampil memukau. Dia tidak butuh waktu lama untuk menghentikan perlawanan Ki Won-bin dari Korea Selatan.
Bertarung di Crowne Plaza, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Jeka Saragih tampil beringas dan sukses mendaratkan pukulan keras ke rahang kiri Ki Won-bin pada ronde pertama. Petarung Korsel yang sudah terjatuh di kanvas masih mendapat pukulan bertubi-tubi dari Jeka. Melihat lawannya sudah tak berdaya, wasit pun segera menghentikan pertandingan dan menyatakan Jeka menang KO.
jurnalpemerintahan.com -