Sadar belum bisa berbuat banyak dalam membangun Sumatwra Utara yang kita cintai ini, saya ajak semua Umat Kristen melalui panitia paskah ini untuk ikut ersta membangun daerah yang kita cintai ini. Hal itu ditegaskan oleh Gubernur Sumatera Utara Letjen TNI (purn) saat menerima audensi panitia paskah oikumene Sumatera Utara di Ruang Kerjanya dan sambutan Gubsu pun sangat ramah dan penuh dengan kekeluargaan, (Medan, 30/03/2023). Secara tegas Gubernur Sumatera Utara Letjend (P) Edy Rahmayadi mendukung pelaksanaan Paskah Oikumene Sumut 2023, dan menegaskan komitmennya untuk keberagaman karena merupakan kekayaan bangsa khususnya Sumatera Utara.
Dalam pernyataan sikapnya Gubernur mendukung penuh. Gubernur sudah 4 tahun menjabat dan sadar belum bisa berbuat maksimal, oleh karenanya Gubru mengajak semua Umat, secara khususnya pesan kepada Umat Kristen untuk melalui panitia Paskah ini untuk sama dan terus memperbaiki dan membangun sumatera utara yang bermartabat agar kehidupan warga Sumut dan kita semua bisa lebih baik, tegas Gubsu.
Panitia melalui Jadi Pane, S.Pd, MM mengatakan bahwa Ibadah Paskah Oikumene Umat Kristiani Sumatera Utara dilaksanakan pada Hari Jumat tanggal 28 April 2023 Pukul 16.00 wib bertempat di GBI Rumah Persembahan Jl. Jamin Ginting Simpang Selayang Medan. Sebelum Ibadah Paskah akan dilakukan acara Prosesi Jalan Salib. Pembicara dalam Ibadah Paskah adalah Bapak Pdt. R. Bambang Jonan (GBI Rumah Persembahan). Tema Paskah kita sesuai tema Paskah Nasional : “Ia mendahului kamu ke Galilea; Jangan Takut!” (Matius 28:7, 10).
Masih menurut Jadi Pane, S.Pd, MM Sebelum pelaksanaan Ibadah Paskah Oikumene, kita juga akan melaksanakan kegiatan Pra Paskah yaitu acara : SEMINAR DAN TEMU RAMAH dengan para Pimpinan Gereja, Pendeta dan Organisasi Kemasyarakatan Gereja yang ada di kota Medan, yang rencananya akan dilaksanakan pada hari Senin tanggal 17 April 2023.
Sementara salah satu penasehat JA Ferdinandus mengatakan sambutan Pak Gubernur Sumut ini adalah sebuah penghormatan kepada keberagaman bahwa Gubsu sangat peduli dalam merawat keberagaman yang telah lama kita jaga. Saya sangat salut kepada jiwa nasionalis Pak Gubsu Edy Rahmayadi dimana beliau adalah seorang mantan Jenderal yang sangat nasionalism dan punya keetgasan yang sangat luar biasa, tegas JA Ferdinandus lagi. Pada akhir audensi ditutup dengan doa oleh Bapak JA Ferdinandus yang diminta secara khusus oleh Gubernur Sumatera Utara.
Adapun nama –nama Nama Panitia yangg Audensi adalah Berkat Laoli (Ketua), Pdt. A. Parhusip (Sekretaris), Pdt Daniel Palit (Bendahara), Pdt. Robert Benediktus (Wkl Ketua II), JA Ferdinandus (Penasehat), Jadi Pane, SPd., MM (Wkl. Ketua III), Pdt. Richard Simangunsong (Seksi Prosesi Salib), Wati Simamora (Seksi Doa)