Drs. Charles M. Sianturi, MSBA Dorong Kesadaran Inovasi Pada Kelompok Tani Terpadu Martubung Medan

Redaksi
Redaksi
Drs. Charles M. Sianturi, MSBA Saat memberikan paparan pada pengabdian kepada masyarakat Fisipol UHN Medan di GSG HKBP Griya Martubung Medan

Di komunitas masyarakat mananpun, apakah kelompok Tani, komunitas pedagang UMKM, komunitas nelayan, pentingnya kesadaran akan inovasi dalam berbagai hal adalah sebuah keharusan dan juga kelak akan jadi kebutuhan di tengah berbagai arus kemajuan yang sedang terjadi saat ini. Hal itu ditegaskan oleh Drs. Charles M. Sianturi, MSBA saat memberikan paparan dalam Pengabdian Kepada Masyarakat kepada Kelompok Tani Terpadu Martubung di Gedung Sekolah Minggu HKBP Griya Martubung dengan Topik Pentingnya Spirit Kesadaran Wirausaha Kepada Komunitas Masyarakat Tani, Medan, (Rabu, 26 / 07/ 2023).

Charles M. Sianturi yang merupakan Dosen Prodi Administrasi Bisnis mengatakan saat ini inovasi dalam semua hal sangat penting, bukan hanya kepada kaum tani, tetapi pada semua profesi yang dijalankan. Secara khusus Charles M Sianturi mengatakan inovasi dalam bidang pertanian sangatlah penting dengan cara melakukan modernisasi pertanian dalam skala mini. Artinya, tugas utama pemerintahlah bagaimana mendorong inovasi dan menciptakan inovasi ke kelompok Tani. Tetapi, satu hal yang juga sangat penting, kreativitas, inovasi harus ada semangat dari kelompok tani itu sendiri. Artinya, berubahlah dengan kesadaran sendiri, ikuti perkembangan jaman, aktif dalam berbagai kegiatan pertanian, apakah penyuluhan dan lain sebagainya, tegas Charles M. Sianturi lagi.

Dosen Prodi Administrasi Bisnis Charles M. Sianturi ini kembali memberikan paparan bahwa saat ini Peningkatan rasio kewirausahaan bertujuan memperkuat struktur ekonomi nasional. Di Indonesia, tingkat kewirausahaan masih berkisar 3,47% dari total penduduk. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Dekan Fisipol yang baru dilantik ini menegaskan bahwa saat ini Presiden telah menerbitkan Perpres nomor 2 tahun 2022 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional untuk mendorong penumbuhan wirausaha hingga 2024 dapat tercapai jumlah ideal 3,95% dari total penduduk Indonesia. Ini adalah komitmen yang sangat penting kita apresiasi bagaimana agar jumlah wirausaha muda bisa semkain banyak kedepan, tegas Charles M Sianturi.

Bahkan Dr. Charles Sianturi menegaskan bahwa “Peningkatan rasio kewirausahaan bertujuan untuk memperkuat struktur ekonomi nasional. Tingkat kewirausahaan Indonesia saat ini masih berkisar 3,47% dari total penduduk Indonesia. Kita butuh lebih banyak IKM(industri kecil menengah, red) yang bisa naik kelas,” Tambah Charles M. Sianturi lagi. Dosen Prodi Administrasi Bisnis ini mengatakan bahwa Rasio kewirausahaan di Indonesia saat ini masih sangat rendah, yaitu 3,47% dari total penduduk Indonesia. Jumlah ini masih kalah dibandingkan dengan negara-negara tetangga. Di Singapura rasio wirausahanya sudah mencapai 8,76%, di Thailand 4,26%, dan Malaysia mencapai 4,74%.

Di akhir acara Charles M. Sianturi mengatakan bahwa inovasi adalah kerja bersama untuk ditumbuhkan dan dibudayakan oleh masing –maasing. Artinya, revolusi berpikir mindset harus kita lakukan. Artinya, banyak budaya berpikir untuk berubah dengan cara memperbaiki diri untuk lebih baik kedepan melalui inovasi, tegas Charles M Sianturi, MSBA yang pernah kuliah di University Of Illinois.

Penulis
: Redaksi
Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait