Dr RE Nainggolan, MM Tegaskan Di Hari Doa Nasional bahwa Perbedaan Harus Jadi Pemersatu Bangsa

Redaksi
Redaksi
Kapolda Irjen Panca Simanjuntak, di Mapolda Sumut menerima panitia Hari Doa Nasional dipimpin Dr RE Nainggolan didampingi Ketua Yayasan Sumatera Berdoa Pdt Dr Robert Benedictus MA, Bendahara PGI Marnix Sahata Hutabarat MBA, Jadi Pane SPd MM, Pdt Jansen L

Disela-sela kunjungan panitia ke Kapolda Sumut salah satu tokoh masyarakat Sumut yang jyga salah satu unsur penasehat snagat menegaskan bahwa hari doa nasional ini untuk kepentingan bangsa. Bahkan Dr. RE Nainggolan menegaskan bahwa di hari Doa nasional ini kita harus menjadikan perbedaan itu sebagai pemersatu bangsa tegas Dr. RE Nainggolan lagi.

Sementara Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Sumatera Utara (Sumut), Irjen Panca Simanjuntak, mengatakan, kepolisian mengerahkan segenap hati agar pelaksanaan Hari Doa Nasional yang dipusatkan di Medan, 4 - 5 Juli, berlangsung sesuai rencana.

“Kepolisian akan menjaga Sumut menjadi daerah tertoleran. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berisi rupa-rupa warga, Bhinneka Tunggal Ika. Orang luar memandang Indonesia adalah contoh persaudaraan sejati tanpa memandang latar belakang. Sumut harus menjadi paling toleran. Membuktikannya adalah dengan suksesnya perayaan Hari Doa Nasional,” tegasnya saat menerima Panitia Hari Doa Nasional di Markas Polda Sumut, Jumat (23/6).

Panitia berisi tokoh agama tersebut dipimpin Ketua Pelaksana Pdt R Bambang Jonan, Dewan Penasehat Dr RE Nainggolan MM, Ketua Yayasan Sumatera Berdoa Pdt Dr Robert Benedictus MA, Bendahara PGI Sumut Marnix Sahata Hutabarat MBA, Jadi Pane SPd MM, Pdt Jansen Lase, Pdt Dr Yosua Ginting, Pdt Lukman Siregar dan panitia lainnya termasuk sejumlah gembala jemaat.

Irjen Panca Simanjuntak menjelaskan, realisasi dari tekad itu, pihaknya berkolaborasi dengan panitia dan memback-up sepenuhnya. “Saya punya ide, panitia silakan berkoordinasi dengan saya, dengan polisi. Panitia juga diharap menggandeng umat beragama lain. Itulah bentuk toleransi terindah,” tambah jenderal bintang dua tersebut.

Sementara Dr. RE Nainggolan melaporkan, Ketua Umum Panitia Hari Doa Nasional Devi Luhut Panjaitan Br Simatupang seyogianya hadir karena sudah berhari-hari di Medan tapi karena harus berkoordinasi dengan panitia Hari Doa Dunia, jadi berhalangan hadir secara fisik. “Tetapi tadi Ketua Pelaksana Pdt R Bambang Jonan ada di sini. Dikarenakan berkoordinasi dengan Ibu Devi LB Pajaitan, meninggalkan kita harus ke Jakarta,” tambah mantan Sekdaprov Sumut tersebut. Sementara Jadi Pane, SPd, MM mengatakan bahwa melalui hari doa ini kita kembali diingatkan untuk memahami dengan baik kepentingan bangsa adalah hal yang ahrus diutamakan terlebih dahulu karena persatuan dan persaudaraan harus tetap yang lebih utama.

Ia melaporkan, Medan menjadi tuan rumah kegiatan bertema 'Berdoalah Demi Kesejahteraan Bangsa' (Yeremia 29:7) tersebut. RE Nainggolan memastikan, meski kegiatan mengumpulkan belasan ribu orang tapi tidak ada tersangkut politik praktis. “Politik yang diusung adalah politik kebangsaan untuk mempertebal religi umatnya,” tegasnya. “Itulah sebabnya subtema mengajak dan menuntun umat bersatu dalam doa dan kalian untuk menciptakan kesejahteraan, toleransi dan kebersamaan.

Justru di kegiatan sentral tersebut mendoakan bangsa agar tetap bersatu dan menjadikan perbedaan yang ada sebagai pemersatu bangsa. "Semua yang hadir berdoa memakai hati nurani, untuk bangsa dan negara tercinta,” tegasnya.

Pdt Jansen Lase menambahkan, kegaitan dipusatkan di GBI Rumah Persembahan yang dapat menampung belasan ribu umat. Acara ibadah pembuka dengan tata ibadah Khatolik dan kata pembuka dari Pimpinan Sinode HKBP dengan ibadah penutup dengan tata ibadah HKBP. “Panitia sudah mengatur sedemikian rupa. Artinya, meski yang hadir belasan ribu, tapi sudah dimanajemeni dengan baik,” tambah pendeta yang identik dengan pengkhotbah milenial tersebut.

Ia melaporkan, pimpin sinode juga membatasi kepersertaan umatnya untuk hadir. “Kegiatan dipancarluaskan ke 500 kota yang mengadakan doa bersama. Artinya, warga yang jauh dari Medan, dapat mengikuti real time via media digital,” jelas Pdt Jansen Lase

Penulis
: Redaksi
Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Berita

Wali Kota Lantik Direksi PUD Medan

Berita

Jadi Pane Apresiasi Natal Ama/Ina HKBP Ampera Medan Yang Semangati Kaum Disabilitas di Suka Cita Natal 2025

Berita

MPKW Salurkan 3.000 Paket Sembako untuk Guru Sekolah Kristen di Sumut dan Aceh

Berita

Apresiasi YPK GBKP, Dr. Dr.RE Nainggolan, MM Tegaskah Natal Harus Meningkatkan Kualitas Iman Siswa

Berita

Berikan Tali Kasih Natal 2025 kepada Guru Sekolah Kristen dan Wartawan, Dr. RE Nainggolan Tegaskan Komitmen MPKW Sumut Aceh

Berita

Di Natal RKBN RE Nainggolan Tekankan Pentingnya Kepedulian dan Apresiasi Bobby Nasution