jurnalpemerintahan.com -Palembang â€" Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Palembang menyoroti belum adanya permintaan maaf dan klarifikasi terbuka dari pimpinan DPRD Sumatera Selatan terkait polemik anggaran fasilitas rumah dinas yang menjadi sorotan publik.
Sebelumnya, GMKI Palembang bersama elemen mahasiswa telah menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi sebagai bentuk kepedulian terhadap pengelolaan anggaran daerah. Aksi tersebut dilakukan sebagai respon atas temuan anggaran fasilitas rumah dinas pimpinan DPRD Sumsel yang mencapai miliaran rupiah berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP).
Namun hingga saat ini, GMKI menilai belum terdapat itikad baik dari pimpinan DPRD Sumsel untuk memberikan penjelasan terbuka kepada publik. Tidak hanya itu, sejumlah fasilitas yang menjadi sorotan, seperti pengadaan interior dan perlengkapan rumah dinas, justru tetap direali